Tim Medis : Sebanyak 165 Orang Menjadi Korban Penembakan pada 4 November Termasuk Alim Ulama - Commando
C0MANDO.COM - JAKARTA– Di Informasikan Jiia Jumlah Korban kericuhan dan penembakan dalam Aksi Bela Islam, Pada Hari Jumat Tanggal (4/11/2016) Lalu Sudah mencapai 165 orang. Hal ini sendiri langsung disebutkan oleh koordinator medis Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Sholeh Assegaf.
“Saya tertawa miris mendengar berita media mainstream yang cedera cuma kisaran puluhan orang. Padahal saya menangani 165 orang,” kata Sholeh, Sabtu (5/11/2016) seperti dilansir Al-hikmah.co.
Sebagai Informasi Tambahaan jika Salah seorang yang menjadi korban adalah ulama tersohor Ustaz Arifin Ilham. Ustad Arifin terkena hantaman benda tumpul di lengan sebelah kiri. Dan Karenanya Sholeh menduga, Jika penyebabnya adalah peluru karet yang ditembakkan oleh pihak aparat keamanan pada saat aksi Bela Islam Berlangsung.
Dan Perlu Diketahui Juga Jika Bukan Hanya Ustaz Arifin Ilham. Namun Sejumlah orang pun dirawat dan terpaksa dioperasi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Dikarenakan gas mengenai bagian mata.
Ia Juga Menjelaskan mengenai Efek Dari Gas Air Mata yang di tembakan Oleh Aparat Selain mengganggu penglihatan Mata , gas air mata pun bisa berdampak buruk bagi pernafasan Manusia. Bahkan Beberapa peserta aksi pun mengalama hal ini. Mereka dibawa ke RS terdekat.
“Di RS Budi Kemuliaan tadi pagi sudah ada yang dibawa keluar dan kembali dengan sehat.” katanya.
Korban lainnya adalah Syahrie Oemar Yunan (65) yang ikut serta demo Bela Islam di depan Istana Presiden. Ia meninggal saat dilarikan ke RS Asubroto. [Islampos]
C0MANDO.COM - JAKARTA– Di Informasikan Jiia Jumlah Korban kericuhan dan penembakan dalam Aksi Bela Islam, Pada Hari Jumat Tanggal (4/11/2016) Lalu Sudah mencapai 165 orang. Hal ini sendiri langsung disebutkan oleh koordinator medis Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Sholeh Assegaf.
“Saya tertawa miris mendengar berita media mainstream yang cedera cuma kisaran puluhan orang. Padahal saya menangani 165 orang,” kata Sholeh, Sabtu (5/11/2016) seperti dilansir Al-hikmah.co.
Sebagai Informasi Tambahaan jika Salah seorang yang menjadi korban adalah ulama tersohor Ustaz Arifin Ilham. Ustad Arifin terkena hantaman benda tumpul di lengan sebelah kiri. Dan Karenanya Sholeh menduga, Jika penyebabnya adalah peluru karet yang ditembakkan oleh pihak aparat keamanan pada saat aksi Bela Islam Berlangsung.
Dan Perlu Diketahui Juga Jika Bukan Hanya Ustaz Arifin Ilham. Namun Sejumlah orang pun dirawat dan terpaksa dioperasi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Dikarenakan gas mengenai bagian mata.
Ia Juga Menjelaskan mengenai Efek Dari Gas Air Mata yang di tembakan Oleh Aparat Selain mengganggu penglihatan Mata , gas air mata pun bisa berdampak buruk bagi pernafasan Manusia. Bahkan Beberapa peserta aksi pun mengalama hal ini. Mereka dibawa ke RS terdekat.
“Di RS Budi Kemuliaan tadi pagi sudah ada yang dibawa keluar dan kembali dengan sehat.” katanya.
Korban lainnya adalah Syahrie Oemar Yunan (65) yang ikut serta demo Bela Islam di depan Istana Presiden. Ia meninggal saat dilarikan ke RS Asubroto. [Islampos]
Berkomentarlah Dengan Bijak
EmoticonEmoticon