Showing posts with label Internasional. Show all posts
Showing posts with label Internasional. Show all posts

Memanas, Turki Bakal Balas Sanksi AS

Memanas, Turki Bakal Balas Sanksi AS


ANKARA - Tensi hubungan antara Turki dengan Amerika Serikat (AS) terus memanas terkait keputusan Ankara membeli sistem pertahanan S-400 buatan Rusia. AS menilai kesepakatan itu membahayakan keterlibatan Ankara dalam program jet tempur F-35, bahkan bisa mendorong dijatuhkannya sanksi.

Menanggapi ancaman itu, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menyatakan akan membalas setiap tindakan Washington atas keputusannya untuk mengakuisisi sistem pertahanan udara S-400 Rusia.

"Satu negara tidak bisa memberikan instruksi kepada yang lain tentang cara bertindak. AS harus meninggalkan perilaku ini. Semua orang khawatir tentang hal ini. Seberapa jauh itu bisa terjadi? Jika AS mengambil langkah melawan kita, maka kita akan dipaksa untuk mengambil langkah timbal balik," katanya dalam sebuah wawancara dengan saluran NTV seperti dilansir Sputnik, Jumat (14/6/2019).
Memanas, Turki Bakal Balas Sanksi AS


Cavusoglu sebelumnya mengatakan bahwa "tidak" berada dalam posisi untuk mengeluarkan ultimatum mengenai kebijakan Turki.

Pernyataan Cavusoglu datang tak lama setelah juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin mengecam surat oleh Penjabat Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan kepada Menteri Pertahanan Turki yang dilaporkan berisi ancaman untuk mengeluarkan Ankara dari program pelatihan pilot F-35 terkait kesepakatan S-400.

"Surat ini bertentangan dengan semangat hubungan sekutu. Bersamaan dengan pengiriman surat itu, isinya diungkapkan kepada media. Ini tidak dapat diterima untuk urusan negara yang serius. Semua orang harus yakin bahwa kami akan merespons. Presiden Turki dan Amerika Serikat akan membahas masalah peserta pelatihan F-35 kami di sela-sela pertemuan KTT G20 di Jepang pada 29 Juni," kata Kalin tentang surat itu, yang dilihat oleh majalah Foreign Policy.

Turki secara konsisten menolak tunduk pada ancaman AS atas kesepakatan S-400. Ankara bersikeras bahwa pembelian senjata itu adalah urusan kedaulatannya, dan telah mengesampingkan kemungkinan membatalkan rencana untuk menyelesaikan akuisisi.

Pada akhir Mei, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Morgan Ortagus mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa akuisisi Turki atas S-400 Rusia akan memiliki konsekuensi yang sangat nyata dan sangat negatif.

Washington, dalam banyak kesempatan, mengklaim bahwa S-400 tidak kompatibel dengan peralatan militer NATO dan menyebut bahwa sistem pertahanan udara Rusia itu menimbulkan ancaman bagi jet tempur F-35.

Ankara, pada gilirannya, menekankan bahwa S-400 tidak terhubung dengan keamanan NATO, AS atau F-35 dengan cara apa pun, dan keputusan untuk mendapatkannya tidak menargetkan negara ketiga.

Karena Turki secara konsisten menolak untuk membatalkan kesepakatan, Washington mengancam untuk menahan penjualan pesawat tempur siluman ke Ankara, atau menamparnya dengan sanksi berdasarkan Undang-Undang Melawan Penentang Amerika Melalui Sanksi (CAATSA) 2017.

Rusia dan Turki menandatangani perjanjian pinjaman senilai USD2,5 miliar untuk pengiriman total empat baterai sistem S-400 pada Desember 2017. Pengiriman pertama ditetapkan untuk Juli 2019 dan akan dilanjutkan sesuai jadwal, menurut pejabat Turki.

Serangan Tanker di Teluk Oman: Kapten Kapal Teriak 'Serangan Torpedo'

Serangan Tanker di Teluk Oman: Kapten Kapal Teriak 'Serangan Torpedo'


LONDON - Sebuah rekaman audio panggilan meminta bantuan dari sebuah kapal kargo yang menyelamatkan kru kapal Front Altair yang diserang di Teluk Oman memperdengarkan panggilan bantuan yang dramatis.

Dalam rekaman yang diperoleh Mirror, seorang pria mengidentifikasi dirinya sebagai kapten kapal dari Hyundai Dubai mengatakan "serangan torpedo" dan "ledakan" saat ia memberikan koordinat kapal.

Berbicara dengan suara tenang tetapi dengan urgensi, ia mengatakan para kru aman dan operasi penyelamatan mendekati akhir dan menambahkan bahwa tidak ada yang terluka dan bantuan medis tidak diperlukan.

Baca Juga:
Bukan Intervensi, Trump Akan Terima Informasi Asing Soal Lawan di Pilpres 2020
Lantai Kaca Skydeck Chicago Tower Retak, Pengunjung Pucat


"Semua kru turun dengan aman. Operasi penyelamatan hampir selesai," katanya dalam rekaman itu seperti dilansir dari Mirror, Sabtu (15/6/2019).

Anggota awak di kapal Front Altair milik Norwegia dan Kokuka Courageous milik Jepang terpaksa meninggalkan kapal karena kedua kapal tanker itu mengalami ledakan.

Perusahaan Norwegia Frontline mengatakan kru Front Altair - 11 warga Rusia, 11 warga Filipina dan satu dari Georgia - dipindahkan dari Hyundai Dubai ke kapal angkatan laut Iran dan dibawa ke pelabuhan lokal.

Rekaman itu diedarkan dalam industri pelayaran beberapa jam setelah serangan yang dituduhkan AS dilakukan oleh Iran dan tampaknya melibatkan ranjau magnet, bukan torpedo.

Video yang dirilis oleh militer AS diduga menunjukkan tentara Garda Revolusi Iran mengeluarkan sebuah tambang yang tidak meledak dari sisi Kokuka Berani beberapa jam setelah serangan.

Rekaman hitam-putih yang direkam oleh pesawat AS menunjukkan kapal yang lebih kecil, dikatakan sebagai kapal patroli IRGC, mendekati kapal tanker minyak, sementara foto menunjukkan tambang magnet yang terlihat di kapal sebelum dipindahkan.


Namun Iran membantah bertanggung jawab atas insiden yang terjadi pada Kamis pagi di jalur pelayaran penting antara perairan Iran dan negara-negara Teluk Arab. Iran menyebut tuduhan AS "mengkhawatirkan" dan mengatakan negara itu telah menyelamatkan awak kapal tanker yang diserang dalam waktu sesingkat mungkin.
Serangan Tanker di Teluk Oman: Kapten Kapal Teriak 'Serangan Torpedo'

Ledakan di dekat pintu masuk Selat Hormuz itu terjadi sebulan setelah empat kapal menjadi sasaran serangan sabotase di lepas pantai Uni Emirat Arab. Hampir seperlima dari minyak dunia - sekitar 17,2 juta barel per hari - melewati Selat Hormuz.

Ketegangan antara Washington dan Teheran telah meningkat setelah Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015 antara Iran dan kekuatan dunia.

Pada Mei, Trump memaksa pelanggan minyak Iran memangkas impor mereka menjadi nol atau menghadapi sanksi keuangan.

Iran lantas memperingatkan bahwa mereka akan memblokir Selat Hormuz jika sanksi AS mencegah negara itu menjual minyaknya.
(ian)

Dari Pegunungan Afghanistan ISIS Diam-diam Siapkan Serangan ke Amerika dan Barat

Dari Pegunungan Afghanistan ISIS Diam-diam Siapkan Serangan ke Amerika dan Barat

Merdeka.com - Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) boleh jadi sudah kalah di Suriah dan Irak tapi di pegunungan sebelah timur laut Afghanistan yang tersembunyi, mereka sedang mengumpulkan pasukan dan menyiapkan serangan ke Amerika Serikat dan negara Barat lainnya. Kabar itu diungkapkan oleh pejabat intelijen AS dan Afghanistan.

Hampir dua dekade sejak AS memimpin invasi ke Afghanistan usai peristiwa serangan 9 September 2001, kelompok ISIS dipandang sebagai ancaman yang lebih besar ketimbang Taliban karena mereka kini punya kemampuan militer yang canggih dan strategi menyerang warga sipil, baik di Afghanistan dan luar negeri. Banyak kalangan kini khawatir, Taliban yang juga pernah bentrok dengan ISIS, kini bisa menjadi sekutu ISIS.

Seorang pejabat intelijen AS di Afghanistan mengatakan serangkaian serangan baru-baru ini di Ibu Kota Kabul adalah semacam gladi resik mereka sebelum melancarkan serangan lebih besar ke Eropa dan AS.

"Itu tujuan mereka. Ini cuma masalah waktu," kata si pejabat intelijen, seperti dilansir laman South China Morning Post, Senin (10/6).

Bruce Hoffman, direktur Pusat Studi Keamanan di Universitas Georgetown, menilai Afghanistan menjadi basis paling memungkinkan bagi ISIS setelah mereka dipaksa mundur dari Irak dan Suriah.

"ISIS menaruh perhatian luar biasa terhadap sumber daya di Afghanistan dengan menyimpan senjata di wilayah timur."

Cabang ISIS muncul di Afghanistan tak lama setelah kelompok militan itu dipukul mundur dari Suriah dan Irak pada musim panas 2014.

Simpatisan ISIS di Afghanistan awalnya hanya berjumlah sekitar puluhan orang, kebanyakan orang Pakistan Taliban yang berasal dari sepanjang perbatasan dan mereka yang lebih tertarik dengan ideologi ekstrem ISIS.

Sementara Taliban berjuang untuk menguasai Afghanistan, militan ISIS bersumpah setia kepada Abu Bakar al-Baghdadi, pemimpin ISIS di Timur Tengah dan mereka mendukung seruan untuk berjihad melawan non-muslim di seluruh dunia.

Di Afghanistan ISIS melancarkan serangan besar-besaran kepada minoritas Syiah. ISIS awalnya sempat berantakan ketika para pentolan mereka dihabisi serangan udara AS. Tapi kelompok itu kemudian mendapat sokongan ketika Gerakan Islam dari Uzbekistan bergabung pada 2015.



Dari Pegunungan Afghanistan ISIS Diam-diam Siapkan Serangan ke Amerika dan Barat

Hari ini ada sekitar ribuan anggota ISIS, sebagian dari Asia Tengah, tapi juga negara Arab, Chechnya, India, dan Bangladesh serta Uighur dari China.

ISIS selama ini bercokol di sebelah timur di Provinsi Nangarhar, kawasan sepanjang perbatasan dengan Pakistan. Tapi mereka kuat di sebelah timur laut Afghanistan dan belakangan memperluas wilayah mereka ke Provinsi Kunar.

Ajmal Umar, anggota dewan dari Provinsi Nangarhar, mengatakan ISIS kini bercokol di empat provinsi: Nangarhar, Nuristan, Kunar, dan Laghman, dan Kunar dipandang akan menggantikan pusat kekuasaan ISIS di Timur Tengah.

"Ketika mereka mulai datang ke Afghanistan mungkin ada sekitar 150 anggotanya, tapi hari ini ada ribuan," kata Umar.

Menurut pejabat intelijen AS, "Tampaknya perluasan wilayah di sebelah timur Afghanistan jadi tujuan utama mereka."

Dalam lawatannya ke Kyrgystan bulan lalu, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu menyebut Afghanistan adalah 'pangkalan' ISIS setelah mereka diusir dari Irak dan Suriah.

Martin Azizi-Yarand, pemuda 18 tahun asal Texas yang merencanakan serangan ke sebuah mal pada 2018 mengaku dia terinspirasi dari ISIS dan siap bergabung dengan kelompok itu di Afghanistan. Dia kemudian divonis hukuman penjara 20 tahun.

Rakhmat Akhilov, 39 tahun, asal Uzbek yang menabrakkan truk ke pejalan kaki di Stockholm pada 2017 juga mengaku punya kaitan dengan simpatisan ISIS di Afghanistan.

"Dalam interogasi dia mengatakan, 'ini komandan saya di Afghanistan dan dia memberi tahu apa yang harus saya lakukan'," kata pejabat intelijen. [pan

Teheran Bantah Minta Rusia Pasok S-400 ke Iran

Teheran Bantah Minta Rusia Pasok S-400 ke Iran


TEHERAN - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousav menegaskan, sampai saat ini Teheran belum meminta Moskow untuk mengirimkan sistem pertahanan udara S-400 buatan mereka. Ini adalah bantahan dari laporan yang dirilis Bloomberg, pekan lalu.

Bloombergmelaporkan, Teheran mengajukan pembelian senjata pertahanan canggih Rusia tersebut. Laporan yang mengutip sumber Rusia itu menyatakan bahwa permintaan ditolak Putin, dengan alasan akan menambah ketegangan di Timur Tengah.

"Kami belum meminta Rusia untuk menjual S-400. Saat ini kami tidak merasa bahwa kami membutuhkan sistem pertahanan ini," kata Mousavi dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Senin (10/6).

Teheran Bantah Minta Rusia Pasok S-400 ke Iran

Laporan Bloomberg ini sendiri muncul setelah ketegangan AS-Iran memanas awal bulan ini, ketika Washington memberlakukan sanksi tambahan pada Teheran dan mengirim Kelompok Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln, sejumlah pesawat pengebom B-52 dan rudal pencegat Patriot ke Timur Tengah.

Sanksi diberlakukan setelah Presiden AS, Donald Trump pada tahun lalu menarik AS keluar dari perjanjian nuklir 2015 antara Iran dan enam kekuatan dunia, Amerika Serikat, Rusia, Prancis, Inggris, Jerman dan China.

AS menggambarkan langkah pengerahan peralatan perang itu sebagai upaya untuk menanggapi ancaman yang berasal dari Iran. Menurut intelijen AS, militer Teheran dan proksinya merencanakan serangan terhadap pasukan dan kepentingan AS di Timur Tengah.

Namun, Iran membantah tuduhan itu dan menganggapnya sebagai informasi intelijen palsu. Teheran telah memberikan waktu 60 hari kepada lima penandatangan perjanjian nuklir yang tersisa untuk menjamin perlindungan kepentingan Iran. Jika tidak, Teheran akan melanjutkan pengayaan uranium di tingkat yang lebih tinggi.
(esn)

India Hendak 'Kawinkan' Sistem Rudal AS, Rusia dan Israel

India Hendak 'Kawinkan' Sistem Rudal AS, Rusia dan Israel


NEW DELHI - India berencana untuk membeli sistem rudal NASAMS-II dari Amerika Serikat (AS). Senjata pertahanan itu akan "dikawinkan" dengan sistem rudal pribumi, Rusia dan Israel untuk membangun perisai rudal berlapis-lapis guna melindungi negara tersebut dari ancaman drone hingga rudal balistik musuh.

Sumber-sumber Kementerian Pertahanan New Delhi mengatakan AS kemungkinan akan mengirim draf final "surat penerimaan" untuk penjualan NASAMS-II (National Advanced Surface to Air Missile System-II) ke India di bawah program penjualan militer asingnya pada Juli-Agustus mendatang. Harga sistem rudal buatan Washington itu lebih dari 6.000 crore atau hampir USD1 miliar.

“Beberapa putaran negosiasi, termasuk pemilihan lokasi untuk penempatan baterai rudal di sekitar Delhi, telah berlangsung. Setelah kesepakatan ditandatangani, pengiriman akan berlangsung dalam dua hingga empat tahun," kata sumber kementerian itu, seperti dikutip Times of India, Senin (10/6/2019).
Kementerian Pertahanan sebelumnya telah memberikan "penerimaan kebutuhan" untuk akuisisi NASAMS, yang diikuti dengan penerbitan "surat permintaan" (LoR) formal oleh pemerintah India kepada AS pada Juli tahun lalu.

Meskipun AS meningkatkan tekanan pada India untuk juga mempertimbangkan pembelian sistem rudal Terminal High Altitude Area Defence (THAAD) dan sistem rudal Patriot Advanced Capability-3 (PAC-3), sumber-sumber Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa New Delhi tidak ada rencana untuk membatalkan pembelian lima skuadron sistem pertahanan rudal S-400 Rusia senilai USD 5,43 miliar.

India menandatangani perjanjian pembelian S-400 dengan Rusia pada Oktober 2018 setelah empat tahun perundingan ekstensif meskipun ada ancaman sanksi di bawah undang-undang AS yang dikenal sebagai CAATSA (Countering America’s Adversaries through Sanctions Act).

"THAAD Amerika tidak dapat dibandingkan dengan S-400 Rusia, yang memenuhi persyaratan operasional kami," kata sumber lainnya di Kementerian Pertahanan.

Sistem rudal S-400 dijadwalkan akan dikirim Rusia ke India pada Oktober 2020 hingga April 2023. New Delhi membutuhkan senjata pertahanan canggih Moskow itu untuk penangkal strategis terhadap ancaman China dan Pakistan di sepanjang perbatasan. Senjata itu dapat mendeteksi, melacak dan menghancurkan pesawat pembom strategis, jet tempur, pesawat mata-mata, rudal dan drone pada jarak 380 km.

Sistem rudal AS dan Rusia itu rencananya akan dikombinasikan dengan perisai misil domestik dan perisai misil Israel. New Delhi akan menempatkan tiga sistem pertahanan domestik pada lapisan terluar. Ketiganya adalah sistem pertahanan rudal balistik (BMD) yang sedang dikembangkan oleh DRDO (Organisasi Pengembangana dan Riset Pertahanan), sistem rudal pencegat AAD (advanced air defence) dan sistem misil pencegat PAD (Prithvi air defence).

Kemudian pada lapisan kedua adalah sistem S-400 Rusia yang sangat otomatis dan mobile. Kemudian di lapisan ketiga adalah sistem rudal jarak menengah Barak-8, yang dikembangkan DRDO dengan Israel Aerospace Industries (IAI). Pada lapisan selanjutnya adalah sistem pertahanan NASAMS-II.

Israel Gempur Pangkalan Suriah di Homs, 1 Tentara Tewas

Israel Gempur Pangkalan Suriah di Homs, 1 Tentara Tewas


DAMASKUS - Israel menembakkan sejumlah rudal ke Pangkalan Udara Tiyas, Suriah, yang terletak di Provinsi Homs. Satu tentara rezim pemerintah Presiden Bashar al-Assad tewas dalam serangan yang berlangsung semalam.

Serangan itu berlangsung hanya sehari setelah Israel melakukan serangan terhadap beberapa target militer Suriah.

Sistem pertahanan udara rezim Damaskus menembak jatuh dua rudal musuh. Sumber militer Suriah seperti dikutip kantor berita SANA, Senin (3/6/2019), mengatakan satu tentara tewas dan dua lainnya terluka.

Israel Gempur Pangkalan Suriah di Homs, 1 Tentara Tewas

Infrastruktur dan peralatan di fasilitas pangkalan yang juga dikenal sebagai Pangkalan Udara T-4 itu mengalami kerusakan akibat gempuran rudal Israel.

Sehari sebelumnya, militer Tel Aviv mengaku melakukan serangan terhadap bateri sistem artileri dan unit pertahanan udara tentara Suriah. Israel mengklaim itu sebagai serangan balasan terhadap dua roket, yang ditembakkan dari wilayah Suriah ke Dataran Tinggi Golan yang dikuasai Israel pada Sabtu malam.

Serangan pada Sabtu malam malam diperintahkan oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. "Israel akan bereaksi dengan kekuatan besar terhadap semua agresi terhadap kami," katanya.

Damaskus memandang intrusi lintas perbatasan Israel sebagai pelanggaran langsung terhadap kedaulatannya dan telah berulang kali meminta PBB untuk campur tangan guna menghentikan serangan.



(mif)

AS Simulasikan Serangan Kapal Induk dan Bomber B-52 di Dekat Iran

AS Simulasikan Serangan Kapal Induk dan Bomber B-52 di Dekat Iran


DOHA - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terus meningkt. Kapal induk USS Abraham Lincoln, beberapa jet tempur dan helikopter serta pesawat pengebom (bomber) strategis B-52 Amerika Serikat (AS) telah melakukan latihan bersama di dekat pebatasan Iran di Laut Arab. Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) mengatakan latihan tersebut mensimulasikan operasi serangan.

USAF, dalam sebuah pernyataan yang dilansir Minggu (2/6/2019) malam, mengatakan simulasi operasi serangan melibatkan pesawat jet tempur F-A-18 Super Hornet berbasis kapal induk, helikopter MH-60 Sea Hawk dan E-2D Growlers. Latihan juga mensimulasikan aksi B-52, pesawat bomber jarak jauh berkemampuan nuklir.

Ketegangan antara Iran dan AS meningkat bulan lalu, di mana AS mengerahkan Kelompok Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln, pesawat bomber strategis dan baterai sistem pertahanan rudal Patriot ke kawasan Timur Tengah. Pengerahan peralatan perang itu berlangsung di tengah-tengah laporan intelijen Washington yang menyebut Iran sedang bersiap menyerang pasukan AS dan kepentingannya di Timur Tengah.

AS Simulasikan Serangan Kapal Induk dan Bomber B-52 di Dekat Iran
Hubungan kedua negara mulai memburuk secara signifikan mulai Mei 2018, ketika AS secara sepihak menarik diri dari perjanjian nuklir Iran dan menampar Teheran dengan serangkaian sanksi yang melumpuhkan.

Pada hari Minggu, Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo mengatakan bahwa AS bersedia untuk berunding dengan Iran ketika Teheran mulai berperilaku "seperti negara normal.

Kementerian Luar Negeri Iran menuduh Pompeo bermain-main dengan kata-kata. Menurut kementerian itu, perubahan perilaku AS bukan hanya retorika diperlukan agar pembicaraan dapat berlangsung.Awal pekan ini, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa Teheran bersedia untuk melakukan dialog dengan AS jika Washington menunjukkan rasa hormat pada Iran dan mengikuti aturan internasional.



(mif)

Sekjen PBB Berharap Otak Serangan Bom Sri Lanka Segera Ditemukan

Sekjen PBB Berharap Otak Serangan Bom Sri Lanka Segera Ditemukan


NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres telah menyatakan harapan bahwa mereka yang berada di balik serangkaian serangan teror di Sri Lanka akan segera ditemukan dan dibawa ke pengadilan.

"Sekretaris Jenderal marah dengan serangan teroris terhadap gereja dan hotel di Sri Lanka pada hari Minggu Paskah, hari suci bagi umat Kristiani di seluruh dunia. Ia mengingat kesucian semua tempat ibadah. Ia berharap para pelaku akan dengan cepat dibawa ke pengadilan," kata juru bicara Guterres, Stephane Dujarric.

Dujarric, seperti dilansir Tass pada Senin (22/4), kemudian mengatakan, Guterres menyatakan belasungkawa kepada keluarga korban dalam serangan itu dan berharap mereka yang terluka dapat segera pulih.

Sekjen PBB Berharap Otak Serangan Bom Sri Lanka Segera Ditemukan

"Dia memuji kepemimpinan yang ditunjukkan oleh pihak berwenang dan persatuan rakyat Sri Lanka setelah serangan itu. Sekretaris Jenderal menegaskan kembali dukungan dan solidaritas PBB dengan rakyat dan Pemerintah Sri Lanka di saat yang sulit bagi bangsa ini," ungkapnya.

Sementara itu, sebelumnya kepala Parlemen Sri Lanka, Rajitha Senaratne mengatakan serangkaian serangan bom yang terjadi di negaranya dilakukan dengan bantuan jaringan internasional. Serangan itu menewaskan hampir 300 orang.

"Kami tidak percaya serangan ini dilakukan oleh sekelompok orang yang berada di negara ini. Ada jaringan internasional yang tanpanya serangan ini tidak akan berhasil," ucap Senaratne.
(esn)

Liga Arab Tolak Kesepakatan Abad Ini Israel-Palestina Bikinan AS

Liga Arab Tolak Kesepakatan Abad Ini Israel-Palestina Bikinan AS


KAIRO - Para Menteri Luar Negeri negara anggota Liga Arab menekankan bahwa mereka menolak segala jenis rencana perdamaian yang tidak menghormati hak-hak rakyat Palestina. Hal ini termasuk kesepakatan abad ini yang dirancang oleh Amerika Serikat (AS).

"Tanpa memberikan hak hukum kepada rakyat Palestina, rencana semacam ini tidak akan pernah membawa perdamaian yang komprehensif dan abadi di Timur Tengah," kata para Menteri Luar Negeri negara anggota Liga Arab dalam deklarasi bersama paska pertemuan di Kairo, Mesir.

Hak-hak tersebut, sebagaimana dijelaskan, didaftar sebagai aspirasi rakyat Palestina untuk mendirikan kembali negara merdeka mereka pada garis 4 Juni 1967 dengan Yerusalem Timur ibukotanya, kompensasi bagi pengungsi Palestina dan melepaskan tawanan.
Liga Arab Tolak Kesepakatan Abad Ini Israel-Palestina Bikinan AS
Deklarasi tersebut, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (22/4), juga menyerukan kepada kelompok-kelompok Palestina untuk membangun rekonsiliasi nasional dan mengadakan pemilihan umum sesegera mungkin.

AS sendiri sejatinya belum merilis kesepakatan abad ini, yang ditujukan untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina. Namun, media-media di AS melaporkan bahwa kesepakatan ini tidak mencantumnya Palestina yang merdeka, melainkan Palestina sebagai wilayah istimewa.
(esn)

Parade Militer, China Akan Pamer Kapal Induk dan 39 Pesawat Tempur

Parade Militer, China Akan Pamer Kapal Induk dan 39 Pesawat Tempur


BEIJING - China pada 23 April mendatang akan menggelar parade militer besar-besaran untuk menandai 70 tahun pendirian Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA-N). Berbagai moda tempur akan dipamerkan, termasuk kapal induk, kapal selam hingga puluhan pesawat jet tempur.

Parade akan digelar empat hari di kota pelabuhan Qingdao, Provinsi Shandong. Wakil Komandan PLA-N Qiu Yanpeng pada konferensi pers hari Sabtu (20/4/2019) mengatakan kapal induk pertama China, Liaoning, kapal selam nuklir terbaru, dan kapal perusak akan berada di antara 32 kapal dan 39 pesawat tempur yang ditampilkan.

"Beberapa kapal akan melakukan debut untuk pertama kalinya," kata Qiu, seperti dikutip Global Times.
Parade Militer, China Akan Pamer Kapal Induk dan 39 Pesawat Tempur

Untuk jenis kapal yang akan dipamerkan mencakup enam kelompok, yakni kapal selam, kapal perusak, fregat, kapal pendarat, kapal cadangan, dan kapal induk.

Sedangkan untuk kelompok pesawat yang akan dipamerkan antara lain pesawat untuk peringatan dini, pengintaian, patroli anti-kapal selam, pembom, jet tempur, jet tempur berbasis kapal induk, dan helikopter berbasis kapal induk.

Hampir 20 kapal asing dari lebih dari 10 negara, termasuk Rusia, Thailand, Vietnam dan India, juga akan ikut dipamerkan kepada dunia."(Sebagai) tekad kuat untuk menjaga perdamaian dan mencari pembangunan dengan upaya bersama," kata Qiu.

Kapal-kapal asing yang akan ambil bagian dalam parade militer berkisar antara kapal perusak, fregat hingga kapal pendarat.

Menurut Qiu, mengorganisir parade angkatan laut multinasional adalah kegiatan seremonial unik angkatan laut.

Lebih dari 60 negara dari Asia, Afrika, Eropa, Amerika dan Oseania berencana mengirim delegasi untuk bergabung dalam perayaan tersebut. Selain itu, lebih dari 30 negara akan mengirim para komandan Angkatan Laut-nya.

"Mengorganisir acara multinasional adalah praktik internasional yang mapan dan cara unik pertukaran angkatan laut," kata Qiu.

"Angkatan Laut PLA selalu merupakan kekuatan perdamaian, dan tidak akan pernah menjadi ancaman bagi negara lain," kata Qiu kepada wartawan. "Dengan pertumbuhannya, Angkatan Laut PLA telah memberi dunia lebih banyak dan lebih banyak produk keamanan."
(mas)

Woaaaah! Kapal Perang India dan Australia Tiba di China, Ada apa?

Woaaaah! Kapal Perang India dan Australia Tiba di China, Ada apa?

QINGDAO - Kapal perang dari India, Australia dan beberapa negara lain tiba di kota pelabuhan China timur Qingdao, Minggu (21/4/2019) guna menghadiri parade angkatan laut.

China pada hari Selasa mendatang akan menandai 70 tahun berdiri Angkatan Lautnya, di mana ia akan memamerkan kapal perang baru termasuk kapal selam nuklir dan kapal perusak pada parade besar di perairan Qingdao.

China mengatakan kapal perang dari sekitar belasan negara juga mengambil bagian - satu sumber diplomatik dengan pengetahuan langsung mengatakan total 13 negara - dan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) menyiapkan langkah terbaik untuk menyambut mereka.


India, yang telah berselisih dengan China mengenai perbatasan darat mereka yang disengketakan dan dukungan Beijing untuk saingan regional Pakistan, telah mengirim kapal perusak berpeluru-kendali INS Kolkata untuk ikut serta, bersama dengan sebuah kapal pasokan.

“Kami membawa kepada Anda salah satu kapal terbaik yang kami buat. Ini adalah kebanggaan bangsa dan angkatan laut, dan kami sangat senang berada di sini,” kata Kapten Aditya Hara di dermaga setelah turun dari kapal di Qingdao seperti dikutip dari Reuters.

Sebuah sumber yang mengetahui situasi mengatakan kepada Reuters bahwa Kolkata telah berlayar melalui Selat Taiwan untuk sampai ke Qingdao, jalur air sensitif yang memisahkan China dengan Taiwan yang otonom, yang diklaim oleh Beijing sebagai wilayah keramat China.

"Kami menuju rute langsung dan kami sangat senang bahwa kami difasilitasi oleh Angkatan Laut PLA dan mereka memastikan bahwa kami memiliki jalur yang aman ke Qingdao," ujar Hara, ketika ditanya apakah mereka telah berlayar melalui Selat Taiwan.

Australia, sekutu dekat Amerika Serikat, mengirimkan kapal fregat rudal kendali HMAS Melbourne ke Qingdao, meskipun para pejabat menolak untuk membuat kapten bersedia untuk diwawancarai.

China dan Australia terlibat perselisihan terkait kecurigaan Canberra atas campur tangan Beijing dalam politik negara itu dan larangan Australia terhadap Huawei Technologies Co Ltd untuk memasok peralatan jaringan broadband 5G.

Jepang juga mengirim kapal perusak ke Qingdao, dalam kunjungan pertama kapal angkatan laut Jepang ke China sejak 2011, menurut media Jepang.
Woaaaah! Kapal Perang India dan Australia Tiba di China, Ada apa?

Hubungan antara China dan Jepang, ekonomi terbesar kedua dan ketiga di dunia, telah terganggu oleh perselisihan teritorial yang telah berlangsung lama mengenai sekelompok pulau kecil di Laut China Timur dan kecurigaan China tentang upaya Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe untuk mengubah konstitusi pasifis Jepang.

Tetapi mereka telah berusaha untuk meningkatkan hubungan baru-baru ini, dengan Abe mengunjungi Beijing pada Oktober lalu, ketika kedua negara berjanji untuk menjalin hubungan yang lebih dekat dan menandatangani berbagai perjanjian termasuk pakta pertukaran mata uang senilai USD30 miliar.

Negara-negara lain yang ikut serta termasuk teman dekat China, Rusia, dan tiga negara yang terlibat perselisihan dengan China atas klaim di Laut Cina Selatan yang disengketakan: Vietnam, Malaysia, dan Filipina.

Pakistan, sekutu China yang sangat dekat, tidak ada dalam daftar negara yang mengirimkan kapal mengikuti parade.

Tentara Israel Tembak Remaja Palestina yang Diborgol dan Mata Ditutup

Tentara Israel Tembak Remaja Palestina yang Diborgol dan Mata Ditutup


TEPI BARAT - Tentara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menembak dan secara serius melukai seorang remaja Palestina yang ditutup matanya dan diborgol. Remaja 16 tahun tersebut ditembak dengan alasan berusaha melarikan diri dari penangkapan di Tepi Barat pada pekan lalu.

Laporan media Palestina mengatakan Osama al-Badn, 16, ditahan selama bentrokan dengan pasukan keamanan Israel di kota Tuqu, di luar permukiman Tekoa, sebelah selatan Betlehem, hari Kamis.

Militer Israel menuduh remaja itu melempar batu ke arah pasukan dan warga sipil Israel di dekatnya.


Menurut saksi mata, tak lama setelah ditangkap, Badn memutuskan untuk melarikan diri. Tentara IDF kemudian menembaknya dari belakang dengan jarak dekat untuk menghentikan pelariannya.

Sebagian dari insiden itu rekam oleh warga Palestina. Menurut si perekam, tentara pada awalnya mencegah orang-orang yang ada di dekatnya untuk mengevakuasi Badn ke rumah sakit.

"Ada bentrokan yang terjadi pada saat itu, dan (pasukan) menangkapnya dan menahannya selama sekitar 15 menit," kata saksi mata Muhammad Hajaza kepada Channel 12, yang dilansir Senin (22/4/2019).

"Bentrokan semakin serius dan pemuda itu memutuskan untuk melarikan diri meskipun dia ditutup matanya dan diborgol," lanjut Hajaza. "Tentara yang mengejarnya menembak remaja itu dengan pistol dari jarak 15 meter."

Hajaza mengatakan Badn tertembak di tubuh bagian bawah dan para prajurit Israel pada awalnya tidak membolehkan orang-orang yang melihatnya untuk menolong. IDF membantah klaim tersebut.

Cuplikan dari insiden yang difilmkan warga bernama Musa Hamid menunjukkan para tentara IDF mengarahkan senapan sniper ke sekelompok orang yang berkerumun di sekitar Badn yang terluka. Menurut rekaman video tersebut, seorang perwira IDF terlihat memberikan pertolongan pertama bersama seorang wanita Palestina, sementara seorang prajurit lain mengarahkan senjatanya kepada para saksi mata sambil memperingatkan mereka untuk menjauh. "(Menjauh), atau Anda akan tertembak," kata seorang tentara IDF dalam rekaman video.
Tentara Israel Tembak Remaja Palestina yang Diborgol dan Mata Ditutup
Para tentara IDF akhirnya mundur, dan memungkinkan sekelompok warga Palestina membawa Badn pergi.

Badn dibawa ke Rumah Sakit di Betlehem. Dokter mengatakan kepada kantor berita resmi Otoritas Palestina bahwa ia dalam kondisi serius, tetapi diperkirakan akan pulih.

Pada hari Minggu, IDF mengonfirmasi insiden itu, dengan mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada Haaretz bahwa pasukan menangkap Badn setelah kerusuhan, di mana remaja itu melempari pasukan keamanan dan mobil-mobil Israel."Yang mengancam kehidupan warga sipil dan pasukan keamanan," bunyi pernyataan IDF.

Penembakan di Masjid Coreng Selandia Baru Sebagai Negara Paling Aman

Christchurch - Aksi terorisme penembakan di 2 masjid di Selandia Baru bikin dunia berduka. Untuk Selandia Baru sendiri, ini mencoreng gelar negara paling aman mereka.

Terjadi penembakan di Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru. Harian New Zealand Herald melaporkan pelaku adalah seorang pria Australia yang telah menulis manifesto berisi ideologi ekstrem kanan yang anti-Islam dan anti-imigran.

Seorang saksi mata yang diwawancara TVNZ mengatakan seorang pria memasuki Masjid Al Noor dengan menenteng pistol pada pukul 13.45 waktu setempat. Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengonfirmasi bahwa sedikitnya 40 orang tewas

Penembakan di Masjid Coreng Selandia Baru Sebagai Negara Paling AmanKeamanan di Selandia Baru ditingkatkan (Reuters)
Penembakan di Masjid Coreng Selandia Baru Sebagai Negara Paling Aman
Penembakan di Masjid Coreng Selandia Baru Sebagai Negara Paling Aman



Dalam catatan detikcom, Jumat (15/3/2019) sejatinya Selandia Baru selalu masuk daftar negara paling aman di dunia. Tahun 2017 kemarin misalnya, Selandia Baru masuk 10 besar negara paling aman di dunia bahkan peringkat kedua versi Global Peace Index dari badan riset dan organisasi kedamaian, Vision of Humanity.

Tahun 2015, suatu organisasi internasional Institute for Economics and Peace (IEP) menyematkan Selandia Baru nomor 4 sebagai negara teraman di dunia. Penilaian yang dilakukan dilihat dari faktor tingkat kriminalitas, kasus teroris, impor senjata, teror politik sampai tingkat hunian penjara. Totalnya, terdapat 23 indikator yang dinilai.

Di tahun 2015 juga, International Womens Travel Center melansir 10 negara paling aman dikunjungi traveler wanita. Selandia Baru duduk di posisi ketiga.

Bukan cuma negara paling aman, Selandia Baru juga sering masuk daftar negara paling bahagia di dunia versi World Happiness Report dari PBB. Tahun 2017 kemarin saja, Selandia Baru ada di peringkat 8. Sedangkan Indonesia sendiri, ada di peringkat 81 dari 155 negara.

Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengecam keras penembakan brutal di dua masjid yang ada di Christchurch. Dengan tegas, PM Adern menyebut penembakan brutal ini sebagai serangan teroris.

"Kami meyakini 40 orang kehilangan nyawa mereka dalam aksi kekerasan ekstrem ini," ucap PM Ardern dalam konferensi pers seperti dilansir Reuters, Jumat (15/3/2019).

Kini, Selandia Baru meingkatkan keamanan. Turis yang datang pun diminta untuk waspada, beberapa negara seperti Inggris dan AS pun sudah mengeluarkan Travel Advice.

WNI yang Jadi Korban Penembakan di Masjid Selandia Baru dalam Kondisi Kritis

WNI yang Jadi Korban Penembakan di Masjid Selandia Baru dalam Kondisi Kritis


Jakarta - Dua WNI ayah dan anak turut menjadi korban penembakan di masjid di kota Christchurch, Selandia Baru. Sang ayah disebutkan berada dalam kondisi kritis.

"Bapak dalam keadaan yang kritis, karena mengalami tembakan beberapa kali. Anaknya terkena tembakan satu kali, itu informasi yang kami terima langsung dari istri korban," kata Dubes RI untuk Selandia Baru di Wellington, Tantowi Yahya, saat dihubungi detikcom, Jumat (15/3/2019).

Tantowi mengatakan, korban merupakan pekerja profesional di Selandia Baru. Saat kejadian dia tengah menunaikan salat bersama anaknya.
WNI yang Jadi Korban Penembakan di Masjid Selandia Baru dalam Kondisi Kritis
WNI yang Jadi Korban Penembakan di Masjid Selandia Baru dalam Kondisi Kritis


"Yang bersangkutan penduduk di sini, penduduk Indonesia, seorang profesional," ujar Tantowi.

Tantowi belum mau mengungkap identitas kedua korban, termasuk usia keduanya. Namun dia memastikan kedua korban sudah menjalani perawatan yang semestinya di rumah sakit.

"Istrinya mengabarkan bahwa suaminya adalah korban, mendapat tembakan beberapa kali, sekarang berada di ruangan ICU karena kondisinya kritis," ungkap Tantowi.


Sebanyak 49 orang tewas dalam aksi penembakan tersebut. Salah seorang pelaku menayangkan aksi brutalnya via layanan live streaming di internet. Video live streaming berdurasi 17 menit itu telah dihapus dari internet oleh otoritas terkait.

Tayangan livestream itu dimulai dengan pelaku mengemudikan mobilnya ke Masjid Al Noor di Deans Ave, Christchurch. Pelaku kemudian terlihat memarkirkan mobilnya di dekat jalan masuk ke masjid. Mobil yang dikemudikan pelaku, sebut The New Zealand Herald, berisi sejumlah senjata api dan amunisi yang diletakkan di kursi penumpang bagian depan.

Partai Buruh di Inggris Siap Akui Palestina Negara Merdeka

Partai Buruh di Inggris Siap Akui Palestina Negara Merdeka


Ketua Partai Buruh, Jeremy Corbyn, akan mengakui Palestina sebagai negara merdeka jika dia terpilih menjadi orang nomor satu di Inggris. Pernyataan itu disampaikan Corbyn dalam pidatonya di konferensi Partai Buruh dan langsung disambut gemuruh tepuk tangan.

Dikutip dari RT.com pada Kamis, 27 September 2018, Corbyn mengatakan partainya akan mengakui Palestina sebagai sebuah negara karena ini adalah bagian dari solusi dua negara. Corbyn dalam pidatonya juga mengutuk pembunuhan masyarakat Palestina yang berunjuk rasa di Gaza dalam peringatan Pawai Kepulangan.

Demonstran yang tidak bersenjata dihujani tembakan oleh Pasukan Pertahanan Israel atau IDF. Unjuk rasa peringatan Pawai Kepulangan dilakukan selama enam pekan yang dimulai pada 30 Maret 2018.

"Partai kami bersatu mengutuk penembakan ratusan demonstran yang tidak bersenjata di Gaza oleh pasukan militer Israel dan diskriminasi yang dilakukan Israel dimasa lalu," kata Corbyn.

Ribuan umat Yahudi mengikuti ritual doa saat ziarah akbar dalam perayaan Paskah Yahudi di Tembok Ratapan, Kota Tua Yerusalem, 2 April 2018. REUTERS/Ronen Zvulun

Konflik sengketa wilayah Israel-Palestina kembali diselimuti ketegangan setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Keputusan ini langsung diprotes secara luas oleh masyarakat Palestina dan dunia.
Partai Buruh di Inggris Siap Akui Palestina Negara Merdeka
Inggris saat ini dikuasai oleh Partai Konservatif. Di bawah pemerintahan Perdana Menteri, Theresa May, mendukung solusi dua negara untuk penyelesaian sengketa wilayah Israel-Palestina. May mengatakan pihaknya tidak setuju dengan keputusan kontroversi Trump yang akan memindahkan kantor kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Inggris pun tidak memiliki niat untuk mengekor langkah yang menciderai masyarakat Palestina. Inggris adalah satu dari 128 negara anggota PBB yang mengutuk keputusan Presiden Trump.

Rusia Kirim Rudal Pertahanan S-300 ke Suriah

Rusia Kirim Rudal Pertahanan S-300 ke Suriah

Rusia akan mendukung pertahanan udara Suriah. Keseriusan ini dibuktikan dengan rencana pengiriman rudal sistem pertahanan S-300 ke Suriah dalam tempo dua pekan ke depan. 
Rusia dalam keterangannya mengatakan pengiriman S-300 ditujukan untuk meningkatkan keamanan militer Rusia dan tidak ditujukan untuk melukai negara ketiga. Rusia juga akan menutup navigasi dan sistem satelit serta komunikasi operasional pesawat-pesawat tempur di wilayah timur Mediterania. 

“Kami telah mengambil keputusan untuk mengirimkan rudal sistem pertahanan S-300 ke Angkatan Bersenjata Suriah dalam waktu dua Minggu ini. Keputusan diambil oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin dan ini adalah salah satu langkah-langkah kami dalam merespon kondisi di Suriah,” kata Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu.

Sebelumnya pada akhir pekan pesawat Rusia Il-20 yang sedang berada di wilayah udara Suriah, jatuh ditembak. Rusia menuduh Israel menembak pesawat dan mencegah pesawat jatuh di tempat yang aman. Kondisi ini mengancam rusaknya hubungan bilateral Rusia-Israel.

“Menurut informasi dari tim ahli militer kami, alas an dibalik penembakan pesawat adalah tindakan yang sudah direncanakan oleh pilot-pilot Israel yang sudah pasti akan menciderai hubungan kami,” kata juru bicara Pemerintah Rusia, Dmitry Peskov.
Rusia Kirim Rudal Pertahanan S-300 ke Suriah
Insiden penembakan pesawat Rusia Il-20 telah menewaskan 15 orang yang ada di dalam pesawat. Hal ini diduga kuat pemicu Rusia mengirimkan rudal sistem pertahanan S-300 ke Suriah. Angkatan Bersenjata Israel mengatakan penembakan secara membabi-buta yang dilakukan Angkatan Udara Suriah adalah penyebab jatuhnya pesawat.

Rusia Buktikan Jet Israel Kabur Gunakan Il-20 Sebagai Perisai

Rusia Buktikan Jet Israel Kabur Gunakan Il-20 Sebagai Perisai

Jakarta - Data yang diambil oleh radar sistem S-400 Rusia membuktikan bahwa jet Israel bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat Rusia dan rudal Suriah mengubah jalurnya sesaat sebelum menghantam Il-20.

Data yang diperoleh dari sistem pertahanan udara S-400 yang dikerahkan di pangkalan udara Khmeimim Rusia di provinsi Latakia Suriah telah mengungkapkan bahwa rudal anti-udara Suriah, faktanya menargetkan jet F-16 Israel sebelum tiba-tiba mengubah jalur target dan akhirnya menghantam pesawat Rusia, seperti diungkapkan Kementerian Pertahanan Rusia selama konferensi pers, yang dilaporkan dari Russia Today, 25 September 2018.


Dari data radar detik-detik insiden 17 September, membuktikan bahwa jet Israel secara de facto menggunakan Il-20 yang berukuran lebih besar sebagai perisai, ungkap juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov. Menurut data itu, setidaknya satu jet Israel terbang di ketinggian 10.000 meter, dan mengalihkan target rudal dengan pesawat Rusia.

Juru bicara kementerian pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov, memaparkan rincian data radar selama insiden penambakan pesawat Il-20. [Kementerian Pertahan Rusia via Sputniknews]
Rusia Buktikan Jet Israel Kabur Gunakan Il-20 Sebagai Perisai
"Gambar-gambar radar menunjukkan arah terbang rudal S-200 yang diluncurkan oleh sistem pertahanan udara Suriah, serta lokasi pesawat Rusia dan Israel. Itu cukup jelas bahwa rudal itu menargetkan jet Israel," tegas Konashenkov.

Namun rudal tiba-tiba berubah arah dan mengunci target dengan obyek radar yang lebih besar dan kecepatan lebih lambat, yang merupakan pesawat pengintai Rusia yang datang untuk mendarat. Jet Israel, yang secara efektif menggunakan pesawat Rusia Il-20 sebagai perisai dari serangan itu, kemudian juga secara tiba-tiba mengubah ketinggian dan arah penerbangannya.


Pesawat Israel kemudian melanjutkan untuk berpatroli di daerah di lepas pantai Suriah, yang ditunjukan oleh radar, meskipun Israel menyanggahnya dan mengatakan bahwa pesawat mereka telah kembali ke wilayah udara Israel pada saat insiden itu terjadi.

Juru bicara kementerian pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov, memaparkan rincian data radar selama insiden penambakan pesawat Il-20. [Kementerian Pertahan Rusia via Sputniknews]

"Data hari ini tidak hanya menunjukkan tetapi membuktikan bahwa kesalahan atas tragis pesawat Rusia Il-20 sepenuhnya terletak pada Angkatan Udara Israel. klaim Israel yang mengatakan tidak terlibat dalam tragedi ini yang menewaskan 15 orang prajurit Rusia adalah bohong," tambahnya.

Sebelumnya Kementerian Pertahanan Rusia menyajikan detik-detik penembakan Il-20. Angkatan Udara Israel memberi pihak Rusia kurang dari satu menit peringatan sebelum serangan udara mereka, namun ini tidak memebri waktu untuk manuver keselamatan. Selain itu, Israel salah informasi tentang lokasi target mereka kepada Rusia.

Israel menyatakan belasungkawa kepada Rusia atas tragedi itu tetapi berulang kali membantah tanggung jawab sementara menyalahkan Suriah. Sebelumnya Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa Tel Aviv siap untuk menyediakan Rusia dengan semua informasi yang diperlukan untuk memfasilitasi penyelidikan, mengklaim bahwa Suriah bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat Rusia, seperti dilansir dari Sputniknews.

Menyusul insiden itu, Rusia memutuskan untuk memasok sistem pertahanan udara S-300 kepada militer Suriah. Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu menyatakan juga akan memberikan pengacau satelit navigasi Rusia, radar on-board dan sistem komunikasi di atas perairan Laut Mediterania kepada militer Suriah.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut langkah itu kepada PM Israel Benjamin Netanyahu sebagai langkah memadai, yang ditujukan untuk mencegah ancaman potensial terhadap kehidupan personel Rusia yang dikerahkan di Suriah.

AS Berniat Kucurkan Dana ke Indonesia untuk Memperkuat Konsep Indo Pasifik

AS Berniat Kucurkan Dana ke Indonesia untuk Memperkuat Konsep Indo Pasifik

Washington DC - Pemerintah Amerika Serikat mengatakan akan menindaklanjuti rencana Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo yang berniat mengucurkan dana berkisar US$ 113 juta (sekitar Rp 1,62 triliun) dalam bentuk bantuan pengembangan ekonomi atau investasi ke negara-negara Indo-Pasifik --di mana Indonesia merupakan salah satu negara dalam kawasan tersebut, yang turut mendukung dan mempromosikan konsep serupa di Asia.

Sebelumnya, pada akhir bulan lalu, Pompeo mengumumkan "pemberian US$ 113 juta dalam prakarsa baru AS untuk mendukung sejumlah area di masa depan: ekonomi digital, energi, dan infrastruktur, di kawasan Indo-Pasifik," ujarnya dalam Indo-Pacific Business Forum yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang AS (US Chamber) di Washington DC, 30 Juli 2018.

"Dana ini mewakili hanya pembayaran awal di era baru komitmen ekonomi AS demi perdamaian dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik," tambahnya.

Menindaklanjuti rencana Pompeo, pejabat senior Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan sangat mendukung niatan tersebut dan, sejak prospek tersebut diumumkan, Washington tengah bekerja untuk segera "mengucurkannya ke negara Indo-Pasifik".

"Kami (Kemlu AS) sangat mendukung rencana Menteri Mike Pompeo yang mengutarakan bahwa pemerintah AS akan memberikan dana senilai jutaan dollar untuk Indo-Pasifik," kata Asisten Menteri Luar Negeri AS bidang Pengendalian Senjata dan Keamanan Internasional, Andrea Thompson dalam telekonferensi pers, Kamis (30/8/2018).

Lebih lanjut, Thompson mengatakan, bahwa Kemlu AS, "Masih terus mengerjakan detail bagaimana pengalokasian dana itu akan diperoleh dan bagaimana itu akan dikucurkan ke Indonesia atau negara-negara di kawasan Indo-Pasifik lain."

Menlu AS Mike Pompeo mengatakan bahwa dana tersebut akan memanfaatkan "pemrograman yang ditingkatkan dari Undang-undang BUILD yang belum lama ini disahkan oleh DPR dan saat ini sedang dibahas oleh Senat."

Undang-undang BUILD (Better Utilization of Investments Leading to Development Act) atau BUILD Act, ditujukan untuk "memfasilitasi partisipasi modal dan keterampilan sektor swasta dalam pembangunan ekonomi negara-negara dengan ekonomi berpendapatan rendah atau menengah ke bawah."

"Menurut rancangan BUILD Act, kemampuan pembiayaan pengembangan dari pemerintah AS ke negara-negara sasaran, akan ditambah lebih dari dua kali lipat menjadi US$ 60 miliar," tambah Pompeo, mengindikasikan bahwa bantuan pendanaan Amerika Serikat terhadap Indo-Pasifik mungkin akan meningkat pada tahun-tahun berikutnya.

Indo-Pasifik Jadi Perhatian Indonesia


Di waktu dan tempat terpisah, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan bahwa konsep Indo-Pasifik merupakan satu isu yang menjadi perhatian Indonesia dan terus dipromosikan oleh Jakarta ke ASEAN --organisasi multilateral negara-negara Asia Tenggara, di mana kawasan tersebut menjadi jantung dari Indo-Pasifik.

"Ini terasa sekali di EAS (East Asian Summit Agustus 2018 lalu), kelihatan sekali. Hampir semua negara tetap berikan dukungannya terhadap sentralitas ASEAN, termasuk di dalam pengembangan konsep Indo-Pasifik," kata Retno Marsudi usai memberika pidato pembuka peringatan 51 tahun ASEAN, Rabu 8 Agustus 2018 di Sekretariat ASEAN, Jakarta.


Menambahkan komentarnya terkait Indo-Pasifik dan ASEAN, Retno mengatakan, "nantinya konsep tersebut akan menjadi konsep bagi ASEAN dan ASEAN akan menjadi pusat diskusi mengenai Indo-Pasifik."

"Membahas satu konsep kerja sama baru bukan bicara satu hari, minggu, bulan, bahkan satu tahun. Tapi at least Indonesia sudah menyampaikan konsepnya, sudah edarkan perspektif, dan sudah konsultasi dengan negara ASEAN. Bahkan di AMM/PMC (ASEAN Foreign Ministers' Meeting / Post Ministerial Conference) kemaren, kita terjunkan satu tim khusus untuk lobi diskusi lebih lanjut mengenai masalah konsep Indo-Pasifik," jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya enggan menyebut soal target terealisasikannya konsep tersebut.

"Ini proses enrichment yang terus berjalan dan masing-masing (anggota ASEAN) punya perspektif. Ini yang harus kita tampung. Kekuatan ASEAN mampu menerima masukan, (lalu) dijadikan satu. Konsep ASEAN bukan tentang siapa yang menciptakan threat, tapi justru merangkul jadi kerja sama dan memperkokoh habit of dialogue," pungkas Retno Marsudi.

Rencana yang diutarakan Mike Pompeo muncul di tengah perang dagang antara AS-China dan bertumbuhnya pengaruh ekonomi-investasi serta politik Negeri Tirai Bambu di Asia dan Indo Pasifik.

Tanpa menyebut nama China, Pompeo mengatakan bahwa peran AS di kawasan itu akan ditentukan oleh "penentangannya terhadap negara mana pun yang berusaha mendirikan lingkup pengaruh yang bersaing."

"Kami tidak pernah dan tidak akan pernah mencari dominasi di Indo Pasifik, dan kami akan menentang negara mana pun yang melakukannya," menangkis fakta bahwa negaranya tengah terlibat dalam kalut perang dangan China. Demikian seperti dikutip dari The Guardian.

Strategi pemerintahan Presiden Donald Trump untuk membangun pengaruh dalam pengelompokan regional "Indo-Pasifik" --yang mencakup pantai barat AS, negara-negara Asia Tenggara dan India-- dipandang sebagai respon terhadap proyek Belt and Road Initiative China.

Kendati demikian, total fulus US$ 113 juta terbilang kecil jika dibandingkan dengan miliaran dolar dana yang telah digelontorkan Beijing --dalam bentuk proyek pembangunan infrastruktur, transportasi, dan investasi-- ke negara-negara di kawasan tersebut. Demikian seperti dikutip dari BBC.

Belt and Road Initiative secara luas dilihat sebagai upaya China untuk meningkatkan pengaruh politik dan strategisnya secara global melalui insentif-insentif finansial dan bantuan pembangunan infrastruktur.

Meskipun dana awal yang akan dikucurkan oleh AS terbilang sedikit, analis mengatakan itu adalah tanda bahwa AS bermaksud untuk meningkatkan keterlibatannya dengan ekonomi Asia --menunjukkan indikasi pergeseran sikap usai Presiden Trump menarik AS keluar dari Kemitraan Lintas Pasifik atau Trans-Pacific Partnership (TPP) awal Januari 2017 lalu.

Keluarnya Amerika Serikat dari TPP menjadi langkah awal dari pemerintahan Presiden Trump yang menerapkan kebijakan ekonomi proteksionis.

Salah satu lanjutan dari kebijakan ekonomi proteksionis itu adalah keputusan AS untuk memberlakukan tarif US$ 34 miliar terhadap barang dan komoditas China yang masuk ke Negeri Paman Sam atas tuduhan bahwa Beijing telah melakukan pencurian hak cipta intelektual --mengawali apa yang kini populer disebut sebagai Perang Dagang AS-China.

Tak tinggal diam, China membalas dengan memberlakukan tarif senilai US$ 3 miliar terhadap barang dan komoditas impor dari Amerika Serikat.

Pertimbangkan Lanjutkan Latihan Militer dengan Korsel, AS Ingkar Janji pada Korea Utara?

Pertimbangkan Lanjutkan Latihan Militer dengan Korsel, AS Ingkar Janji pada Korea Utara?

Washington DC - Amerika Serikat, pada Selasa 29 Agustus 2018, mengatakan sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk melanjutkan kembali latihan militer gabungan dengan Korea Selatan tahun depan, hanya beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan dialog soal denuklirisasi dengan Korea Utara.

Dalam pertemuan puncak dengan Kim Jong-un di Singapura pada Juni 2018, Trump membuat keputusan yang mengejutkan untuk menghentikan sementara latihan tersebut setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menyatakan berkomitmen untuk berusaha mendenuklirisasi Semenanjung Korea.

Menteri Pertahanan AS James Mattis mengatakan pada sebuah konferensi pers di Pentagon, penghentian sementara latihan itu merupakan isyarat niat baik terhadap Korea Utara, namun bukan merupakan komitmen yang tidak ada batas waktunya.

"Kami saat ini tidak memiliki rencana untuk menghentikan lagi latihan itu," kata Mattis, seperti dikutip dari VOA Indonesia, Kamis (30/8/2018).


Menyusul pertemuan puncak pada Juni 2018, Trump sesumbar bahwa kesepakatan yang dibuatnya denga Kim Jong-un di Singapura merupakan prestasi bersejarah dan mengunggah sebuah pernyataan di Twitter yang menyebutkan bahwa "tidak ada lagi ancaman nuklir dari Korea Utara."

Namun, baru-baru ini, presiden membatalkan rencana kunjungan Menlu AS Mike Pompeo ke Korea Utara pekan ini, setelah di hadapan publik mengakui untuk pertama kali bahwa perundingan untuk mengakhiri program nuklir Korea Utara mengalami kebuntuan karena Pyongyang menuntut terlalu banyak pelonggaran sanksi sementara hanya membuat kemajuan kecil.

Trump juga beralasan bahwa Pyongyang menentang seruan Washington untuk melakukan denuklrisasi sepenuhnya sebelum mendapat konsesi.

Presiden Trump juga menyalahkan China atas kurangnya kemajuan yang dicapai terkait denuklirisasi. Ia menuding Beijing melonggarkan tekanan terhadap pemerintah Kim Jong-un dengan tidak bersungguh-sungguh memberlakukan sanksi-sanksi PBB yang merintangi 90 persen perdagangan Korea Utara.
Surat kabar Korea Utara menuduh Amerika Serikat "merencanakan plot kriminal untuk berperang dengan DPRK (singkatan nama resmi Korut) ... sementara mereka terus mengupayakan dialog dengan senyum di wajahnya" pada Minggu 26 Agustus 2018 lalu, menyusul laporan di radio Korea Selatan bahwa pasukan AS di Jepang menjalankan latihan yang ditujukan untuk menyerang Pyongyang.

"Kami mencatat serius sikap bermuka dua AS, ketika mereka sibuk melakukan latihan perang khusus rahasia dengan di satu sisi mengupayakan dialog (dengan Korut) dengan senyum di wajahnya," tulis kolom editorial surat kabar Korea Utara Rodong Sinmun yang dikelola pemerintah, seperti dikutip dari CNN, Selasa 28 Agustus 2018.

Mengutip laporan radio Korea Selatan, Rodong Sinmun menyebut bahwa pasukan khusus AS dikirim dari Filipina ke Jepang untuk melakukan latihan simulasi invasi.

"AS akan keliru jika menganggap dapat menggertak sebuah negara melalui diplomasi peperangan yang biasa digunakan sebagai senjata maha kuasa di masa lalu dan mencapai niat jahatnya," tambah laporan Rodong Sinmun.

Di lain pihak, US Forces Japan (USFJ), detasemen militer AS di Jepang, mengatakan kepada CNN bahwa mereka "tidak mengetahui ada pelaksanaan latihan" seperti yang disebutkan dalam laporan media Korea Utara dan Korea Selatan.

"Secara umum, pesawat dan kapal AS beroperasi dari Jepang setiap hari untuk mendukung komitmen kami kepada sekutu dan mitra kami di kawasan ini dan demi kepentingan perdamaian dan keamanan regional," Kolonel John Hutcheson, Humas USFJ, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Retorika keras dari Pyongyang diutarakan hanya beberapa hari setelah Presiden Donald Trump membatalkan rencana Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo untuk melaksanakan kunjungan keempat ke Korea Utara, demi menindaklanjuti prospek denuklirisasi di Semenanjung Korea.

"Saya telah meminta Menteri Luar Negeri Mike Pompeo untuk tidak pergi ke Korea Utara, pada saat ini, karena saya merasa kami tidak membuat kemajuan yang cukup sehubungan dengan denuklirisasi Semenanjung Korea," kata Trump pada hari Jumat.

"Menteri Pompeo berharap untuk pergi ke Korea Utara dalam waktu dekat, kemungkinan besar setelah hubungan perdagangan kita dengan China teratasi."

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Kang Kyung-hwa dan Menlu Pompeo telah berbicara melalui telepon pada hari Sabtu 25 Agustus untuk membahas batalnya perjalanan itu dan bagaimana arah prospek dialog antara AS-Korea Utara dan AS-Korea Selatan ke depannya.

Menurut Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, Kang Kyung-hwa menyebut pembatalan itu sangat "disesalkan" sementara Pompeo menegaskan kembali posisi AS bahwa ia akan terus memantapkan kerja sama Korea Selatan-AS.

300 Kura-Kura Terancam Punah Ditemukan Mati di Lepas Pantai Meksiko

300 Kura-Kura Terancam Punah Ditemukan Mati di Lepas Pantai Meksiko


MEXICO CITY – Sekira 300 kura-kura laut yang terancam punah ditemukan mati di pantai selatan Meksiko pada Selasa. Kura-kura laut tersebut terperangkap di dalam jaring penangkap ikan. Insiden ini terjadi beberapa pekan sesaat setelah lebih dari 100 kura-kura mati lainnya ditemukan bulan ini.

Dilansir Reuters, Rabu (29/8/2018), Koordinator Badan Perlindungan Sipil Meksiko, Heliodoro Diaz mengatakan, kura-kura malang tersebut ditemukan oleh para nelayan Negara Bagian Oaxaca di komunitas pinggir pantai Barra de Colotepec. Foto-foto yang diambil Reuters menunjukkan puluhan kura-kura yang mati, banyak di antaranya mulai membusuk, terperangkap dalam benda yang diduga sebagai sebuah jaring.

300 Kura-Kura Terancam Punah Ditemukan Mati di Lepas Pantai Meksiko
Kura-kura olive ridley yang menurut pihak berwenang Meksiko berada dalam status terancam punah berukuran panjang sekira 75 sentimeter dengan bobot sekira 45 kilogram. Dari Mei sampai September mereka mendarat di berbagai pantai di negara-negara bagian Meksiko sepanjang Samudera Pasifik untuk bertelur.

Meksiko, yang merupakan rumah bagi enam dari tujuh spesies penyu laut dunia, memiliki program permanen untuk melindungi reptil amfibi tersebut, termasuk hukuman kriminal bagi orang-orang yang membunuh mereka. Kantor pengacara federal untuk perlindungan lingkungan (PROFEPA) mengatakan akan menyelidiki kasus ini.

Bulan ini, pihak berwenang mengatakan mereka tengah menyelidiki kematian 113 kura-kura laut dari jenis yang terancam punah; 102 kura-kura olive ridley, enam hakwsbill dan lima lainnya dari spesies kura-kura hijau, di sebuah penangkaran di Negara Bagian Chiapas.

Para ahli mengatakan, kematian itu mungkin disebabkan oleh kehabisan napas, kail ikan atau alga berbahaya, namun penyebab pastinya masih diselidiki.

(dka)

Kategori

Kategori