Showing posts with label Berita hari ini. Show all posts
Showing posts with label Berita hari ini. Show all posts

Mahfud Md ke Ketum PPP Romahurmuziy: As I Told You at That Night

Mahfud Md ke Ketum PPP Romahurmuziy: As I Told You at That Night


Jakarta - Mahfud Md bicara soal penangkapan Ketum PPP Romahurmuziy oleh KPK. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengaku pernah mengingatkan Romahurmuziy.

"Ketum PPP Romahurmuziy Ditangkap KPK dan Langsung Menuju Jakarta - ASUMSI --> As I told you at that night, in Darmawangsa Hotel: everything is matter of time.!" kata Mahfud melalui akun Twitter, seperti dilihat detikcom, Jumat (15/3/2019).


Mahfud Md ke Ketum PPP Romahurmuziy: As I Told You at That Night
Mahfud Md ke Ketum PPP Romahurmuziy: As I Told You at That Night


Bisa jadi yang dimaksud Mahfud adalah pernyataannya dalam acara ILC yang tayang di tvOne pada 14 Agustus 2018. Saat itu Mahfud bicara soal Rommy. Mahfud mengingatkan Rommy soal eks Ketum Golkar Setya Novanto yang akhirnya masuk bui.

"Saya bilang ke Presiden melalui Pak Pratik (Pratikno), apa betul Presiden melindungi Setya Novanto, dijawab 'nggak'. Ya tolong nyatakan bahwa Presiden netral dalam urusan hukum. Lalu saya buru Novanto, masuk bui saya bilang. Jadi jangan main-main, saya bilang," ujar Mahfud mengingatkan Rommy.

Romahurmuziy terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK hari ini. Politikus yang kerap disapa Rommy ini diduga ditangkap di sebuah hotel yang ada di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya.


Ketua KPK Agus Rahardjo menyebut para pihak yang terjaring OTT--termasuk Rommy--sedang diperiksa di Mapolda Jatim. Namun Agus belum menyebutkan siapa saja dan kasus yang melatari penangkapan Rommy.

"Betul ada giat KPK di Jatim. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh KPK, bertempat di Polda Jatim," ujar Agus saat dimintai konfirmasi.

OTT Ketum PPP Romahurmuziy, Total 5 Orang Ditangkap KPK

OTT Ketum PPP Romahurmuziy, Total 5 Orang Ditangkap KPK


Jakarta - KPK menyebut total ada 5 orang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Timur (Jatim). Seorang di antaranya Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy.

"Tim KPK mengamankan 5 orang," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (15/3/2019).

OTT Ketum PPP Romahurmuziy, Total 5 Orang Ditangkap KPK
OTT Ketum PPP Romahurmuziy, Total 5 Orang Ditangkap KPK

Kabar penangkapan Rommy tersiar pagi tadi. Dia diketahui sedang berada di Surabaya, Jatim, saat terjaring OTT KPK.


Rommy dan orang lainnya yang ditangkap langsung dibawa ke Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan awal. Mereka kemudian akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.

Status hukum Rommy dan mereka yang ditangkap masih sebagai terperiksa. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam sebelum menentukan status hukum Rommy dkk.

6 Fakta Ketum PPP Romahurmuziy yang Ditangkap KPK

6 Fakta Ketum PPP Romahurmuziy yang Ditangkap KPK

Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy (Rommy) ditangkap KPK. Ada beberapa fakta tentang Romahurmuziy.

Romahurmuziy lahir di Sleman, 10 September 1974. Saat ini dia berumur 44 tahun. Berikut ini fakta-fakta tentang Romahurmuziy.

1. Ketum PPP

Romahurmuziy merupakan Ketua Umum DPP PPP periode 2014-2019. Dia terpilih pada Oktober 2014 dan menggantikan Suryadharma Ali dalam Muktamar VIII PPP tahun 2014 di Surabaya.

Sebelumnya, dia menjabat Sekjen DPP PPP periode 2011-2015, yang terpilih dalam Muktamar VII PPP tahun 2011.

2. Anggota DPR

Rommy merupakan anggota DPR periode 2014-2019 dari PPP. Dia mewakili dapil Jawa Tengah VII.

Rommy juga sejak 30 Mei 2011 duduk sebagai Ketua Komisi IV DPR mewakili Fraksi PPP. Komisi IV membidangi masalah pertanian, perkebunan, kehutanan, pangan, kelautan, dan perikanan. Kini dia duduk di Komisi XI DPR.

3. Cucu Menag Muhammad Wahid Wahab

Romahurmuziy adalah cucu Menteri Agama ketujuh RI KH Muhammad Wahib Wahab. Dia juga merupakan anak KH Prof Dr M Tolchah Mansoer, SH, yang merupakan pendiri Ikatan Pelajar NU (IPNU), anggota DPR-GR mewakili Partai NU DIY zaman Orde Lama, dan Rois Syuriah PBNU 1984-1986.

4. Lulusan ITB

Rommy kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB). Di kampus di Kota Kembang itu, Rommy tertarik pada ilmu ekonomi bidang engineering economics.

6 Fakta Ketum PPP Romahurmuziy yang Ditangkap KPK
6 Fakta Ketum PPP Romahurmuziy yang Ditangkap KPK
5. Tampil Gaul

6 Fakta Ketum PPP Romahurmuziy yang Ditangkap KPKFoto: Dok PPP


Rommy merupakan santri yang gaul. Dia tampil kasual dengan serban hijau melilit di leher. 'Ketum Effect', begitu kader PPP menyebutnya.

6. Ditangkap KPK

Terbaru, KPK menangkap Romahurmuziy. Saat ini Rommy sedang berada di Mapolda Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan awal.

Seorang penyidik membenarkan penangkapan tersebut. Dia menyebut Rommy ditangkap pada pukul 09.00 WIB hari ini.

"Benar," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Barung Mangera saat dimintai konfirmasi.

Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Timur (Jatim). Saat ini mereka yang ditangkap--termasuk Rommy--sedang diperiksa di Mapolda Jatim.

Lokasi penangkapan tersebut disebut berada di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Surabaya.

Kejar-kejaran 72 Jam di Laut, TNI AL Akhirnya Sergap Kapal Maling Ikan Paling Dicari di Dunia!

Kejar-kejaran 72 Jam di Laut, TNI AL Akhirnya Sergap Kapal Maling Ikan Paling Dicari di Dunia!


Kapal pencuri ikan paling dicari di dunia, Andrey Dolgov, berhasil dibekuk TNI AL pada April 2018 lalu. Dilansir dari BBC dan Kompas.com, kapal Andrey Dolgov masuk dalam daftar hitam buruan Interpol karena kegiatan illegal fishing di lautan dunia, dan akhirnya berhasil ditaklukkan TNI AL.

Badan keamanan laut di di berbagai negara pun berlomba-lomba menangkapnya untuk diadili, termasuk TNI AL.

Detik-detik TNI AL menangkap kapal Andrey Dolgov berawal ketika pada Februari 2018 kapal ini berada di pelabuhan Madagaskar.

Pemerintah Madagaskar kemudian memeringatkan agar setiap negara waspada karena kapal perampok ikan ini sudah terlihat di perairan mereka.

Sempat ditahan otoritas Mozambik, Andrey Dolgov kemudian lolos dan berlayar menuju perairan Indonesia.

Niatnya apalagi kalau bukan menjarah hasil laut negeri ini.

Tapi kapten kapal Andrey Dolgov tak tahu jika Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia mulai galak-galaknya menghadapi ilegal fishing

Di bawah komando Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, sebanyak 488 kapal pencuri ikan ditenggelamkan sejak 2014.

Salah satunya ialah kapal pencuri ikan laut Antartika F/V Viking yang dikenal sebagai Bandit Six harus terima ditenggelamkan oleh bu Susi di pesisir Pangandaran, Jawa Barat.

Ketika bu Susi mengetahui Andrey Dolgov menuju Indonesia, ia memberi lampu hijau agar TNI AL menangkap kapal tersebut.

TNI AL sempat kesulitan karena Andrey Dolgov mengacak sinyal keberadaan mereka.

Walau begitu TNI AL tak hilang akal.

Mengandalkan kalkulasi yang diperoleh dari beberapa pihak yang ikut memburu Andrey Dolgov, TNI AL membuat perkiraan dimana kapal itu berada.

TNI AL kemudian mengerahkan KRI Simeulue 2 dan sebuah kapal patroli pantai untuk memburu kapal Andrey Dolgov.
Selama 72 jam TNI AL kucing-kucingan dengan targetnya.

"Selama 72 jam terakhir semua orang terlibat dan nyaris tidak tidur," kata McDonnell dari Interpol.

Drone laut juga dikerahkan untuk memberikan identifikasi visual nantinya.

Setelah berhasil memastikan identitasnya, KRI Simeulue 2 langsung mengejar hingga jarak 60 mil dari Sabang, sebelah tenggara Pulau We.

KRI Simeulue 2 memerintahkan kapten Andrey Dolgov untuk berhenti dan personel TNI AL pun naik ke kapal itu.

Di atas kapal, personel TNI AL mendapati kapten dan lima awak lainnya yang berasal dari Rusia serta Ukraina.

Sisa awak sebanyak 20 orang ialah warga negara Indonesia yang tak tahu jika kapal tempat mereka mencari nafkah dalah pencuri ikan.

Kapten kapal, pria Rusia bernama Aleksandr Matveev, kemudian dijatuhi hukuman penjara empat bulan dan denda Rp 200 juta setelah dinyatakan bersalah melakukan pencurian ikan.
Kejar-kejaran 72 Jam di Laut, TNI AL Akhirnya Sergap Kapal Maling Ikan Paling Dicari di Dunia!


Kru lain asal Rusia dan Ukraina dideportasi ke kampung halaman mereka.

"Setelah pemeriksaan, kami menemukan bahwa F/V STS-50 melanggar undang-undang perikanan Indonesia," kata Menteri Susi.

"Pencurian ikan adalah musuh bersama dan semua negara harus membantu untuk memerangi dan menghapuskannya," kata Susi

Pihak Indonesia juga memeriksa jaringan komputer di kapal Andrey Dolgov.

Kini dengan informasi itu, pihak berwajib Indonesia bisa mengungkap jaringan kriminal pencuri ikan internasional.

Susi Pudijastuti berencana tak akan menenggelamkan kapal ini.

Ia akan merenovasi Andrey Dolgov dimana nantinya kapal ini akan dimasukkan dalam jajaran unsur armada penegakan hukum di lautan Indonesia.

Seperti istilah meminjam senjata musuh untuk melawannya, nantinya Andrey Dolgov akan menjadi simbol perang Indonesia melawan pencurian ikan dan mengirim peringatan agar jangan coba-coba mencuri hasil lautnegeri ini.

Detik-detik 3 Prajurit TNI Gugur dalam Baku Tembak di Nduga!

Detik-detik 3 Prajurit TNI Gugur dalam Baku Tembak di Nduga!

Baku tembak antara prajurit TNI dengan kelompok bersenjata di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua kembali pecah. Kali ini, 3 orang prajurit TNI dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Kejadian tepatnya di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga. Tak hanya dari pihak TNI, korban tewas juga ada dari pihak kelompok bersenjata.

Mengutip laman Kabarpapua.co, baku tembak itu terjadi antara pasukan TNI dengan kelompok pimpinan Egianus Kogeya di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, pada Kamis pagi, 7 Maret 2019 waktu setempat.

Kapendam XVII Cenderwasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan, akibat aksi penyerangan oleh kelompok bersenjata pimpinan Egianus Kogeya itu, menyebabkan tiga prajurit TNI gugur sebagai kusuma bangsa. Mereka adalah Serda Mirwariyadin, Serda Yusdin dan Serda Siswanto Bayu Aji.

"Sementara TNI berhasil merampas lima pucuk senjata milik KKB (kelompok kriminal bersenjata) yang jenisnya masih penyelidikan. Juga kami berhasil temukan satu mayat yang identitasnya dalam penyelidikan. Tapi diperkirakan setidaknya 7-10 orang anggota KKB juga tewas. Tapi mayatnya berhasil dibawa kabur teman-temannya," jelas Aidi dalam keterangan persnya, Kamis (7/3/2019) malam, seperti dikutip dari Kabarpapua.co, Jumat (8/3/2019).

Kronologi Kejadian

Menurut Aidi, awalnya 25 anggota TNI yang tergabung dalam Satgas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) sedang melaksanakan pengamanan proses pergeseran pasukan TNI yang akan melaksanakan pengamanan dan pembangunan infrastruktur Trans Papua Wamena-Mumugu baru tiba di Distrik Mugi.
"Tapi sekitar pukul pukul 08.00 WIT, Kamis, 7 Maret 2019, 25 anggota TNI yang tergabung dalam Satgas Gakkum ini tiba-tiba diserang mendadak KKB pimpinan Egianus Kogoya yang jumlahnya 50-70 orang. Mereka bersenjata campuran, standar militer dan senjata tradisional panah tombak. TNI lakukan perlawanan, sehingga berhasil kuasai keadaan dan memukul mundur KKB masuk ke hutan belantara," jelasnya.

Kemudian pukul 15.00 WIT, dua unit helikopter jenis Bell tiba dari Timika untuk mengevakuasi korban prajurit yang gugur. Tapi sebelum mendarat helly itu mendarat, kembali mendapatkan serangan.
Detik-detik 3 Prajurit TNI Gugur dalam Baku Tembak di Nduga!
Detik-detik 3 Prajurit TNI Gugur dalam Baku Tembak di Nduga!

“Kami membalas tembakan, sehingga helly berhasil mendarat dan proses evakuasi dapat dilaksanakan dalam keadaan aman,” katanya.

Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring dan seluruh jajaran Kodam XVII/Cenderawasih berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas gugurnya para prajurit terbaik bangsa.

Pangdam XVII Cenderawasih mengatakan, ketiga prajurit TNI tersebut telah gugur demi menjalankan tugas mulia menegakkan kedaulatan bangsa.

"Mereka adalah pahlawan kusuma bangsa yang telah rela mengorbankan nyawanya demi menghadirkan rasa aman bagi masyarakat Papua. Ini juga sekaligus membuktikan, kelompok separatis bersenjatalah yang selama ini menjadi beban bagi masyarakat Papua. Mereka tak segan membunuh aparat dan warga sipil yang tak mendukung mereka," kata Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring.

Pangdam juga mengatakan, TNI akan terus membantu Polri dalam upaya penegakan hukum terhadap aksi-aksi kelompok bersenjata yang meresahkan masyarakat Papua.

"Kami tak pernah dan tak akan pernah mundur selangkah pun dalam menghadapi KSB. Meskipun beberapa prajurit TNI-Polri telah gugur dalam tugas, tapi kami tetap berkomitmen melindungi warga Papua dari teror yang dilakukan KKB," imbuh dia.

PDIP Sebut Kartu Prakerja Jokowi Tak Akan Bebani Anggaran Negara

PDIP Sebut Kartu Prakerja Jokowi Tak Akan Bebani Anggaran Negara

Jakarta - Ketua DPP PDIP (PDIP) Hendrawan Supratikno menegaskan, Kartu Prakerja cetusan capres petahana nomor urut 01 Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak akan membebani anggaran negara. Sebab, program tersebut adalah modifikasi dari program pemerintah saat ini.
"Enggak dong, APBN sudah dibicarakan di DPR, hanya dimodifikasi, disempurnakan sekaligus dimodifikasi," kata Hendrawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Hendrawan juga menjelaskan mengapa kartu tersebut diluncurkan Jokowi. Salah satu alasannya yakni sebagai jawaban atas kritikan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang kerap mengkritisi banyaknya pengangguran.

"Itu disebut kartu sakti karena apa. karena kan Pak Prabowo selalu kampanyenya dua hal harga dan pengangguran. Solusi dua kartu ada Kartu Indonesia Pintar jadi obatnya cespleng, penyakitnya cek," ucap dia.

Sebelumnya, Jokowi memberi penjelasan tentang Kartu Pra Kerja yang dipaparkannya dalam Konvensi Rakyat beberapa waktu lalu. Jokowi mengatakan, kartu ini dikhususkan untuk para anak muda lulusan SMA/SMK, perguruan tinggi, dan politeknik.

Hal ini dikatakan Jokowi saat menghadiri acara ngopi bersama milenial Sulawesi Tenggara di Kopi Haji Anto 2 Kendari, Jumat 1 Maret 2019. Salah satu relawan sebelumnya meminta penjelasan kepada Jokowi terkait hal ini.

"Mengenai kartu pra kerja, kartu ini kita siapkan untuk anak-anak muda yang lulus dari SMA atau SMK maupun yang lulus dari politeknik/perguruan tinggi untuk bisa masuk ke industri untuk dapat pekerjaan," jelas Jokowi.

PDIP Sebut Kartu Prakerja Jokowi Tak Akan Bebani Anggaran Negara
PDIP Sebut Kartu Prakerja Jokowi Tak Akan Bebani Anggaran Negara

Menurut dia, para pemegang kartu ini nantinya akan mendapat pelatihan sehingga dapat meningkatkan kemampuannya. Pelatihan ini tidak hanya dilakukan di dalam negeri, namun juga di luar negeri.

"Semua dikerjakan oleh instruktur yang punya kualifikasi yang bagus. Sehingga begitu lulus training mestinya kalau training bagus gampang sekali masuk dunia kerja," ucap dia.

Dia mengatakan, pemegang kartu pra-kerja yang belum mendapat pekerjaan, meskipun telah mengikuti pelatihan tak perlu khawatir. Jokowi menjelaskan bahwa pemegang kartu ini tetap akan mendapatkan gaji.

"Kalau belum dapat pekerjaan kartu itu juga akan memberikan kayak honor, kayak gaji gitu. Tapi jumlahnya berapa, masih kita rahasiakan," kata Jokowi disambut tepuk tangan dari para relawan.



Reporter: Sania Mashabi

Sumber: Merdeka

Korem 011/LW Gagalkan Penyelundupan 10 Ton BBM Ilegal

Korem 011/LW Gagalkan Penyelundupan 10 Ton BBM Ilegal

JAKARTA, tniad.mil.id – Tim gabungan Korem 011/LW yang terdiri dari intel Korem dan Staf Kodim 0103/Aceh Utara berhasil menggagalkan aksi penyelundupan 10 ton bahan bakar minyak (BBM) illegal di jalur Medan-Banda Aceh.

Tersebut disampaikan Kapenrem 011/Lilawangsa Kapten Chk Dedy Noviandi dalam rilis tertulisnya di Lhokseumawe Sabtu, (2/3/2019).

Dijelaskan Kapenrem bahwa pengungkapan bermula dari adanya kecurigaan terhadap satu unit truk Colt Diesel, bernomor polisi BL 8610 DB karena dari kejauhan tercium bau minyak yang sangat menyengat.
Korem 011/LW Gagalkan Penyelundupan 10 Ton BBM Ilegal
Korem 011/LW Gagalkan Penyelundupan 10 Ton BBM Ilegal

“Ada dua anggota kami yang sedang melintas pulang dari Bathupat menuju Lhokseumawe, karena naluri yang kuat dicek dan digeledahlah mobil tersebut. Setelah digeledah truk itu berisi minyak, saat diminta dokumen sopir tidak bisa memperlihat suratnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya selain barang bukti 10 ton minyak olahan jenis bensin ilegal yang kemas dalam 48 drum tersebut, pihaknya juga berhasil mengamankan sopir berinisial IW (40).

“Saat dimintai keterangan terkait muatan BBM yang dibawanya, pengemudi mengaku bahwa minyak itu berasal dari Desa Rantau Panjang, Kecamatan Peurlak, Kabupaten Aceh Timur dan akan dibawa ke Banda Aceh,’’ terangnya.

“Barang bukti beserta tersangka langsung dilimpahkan ke Satuan Reskrim Polres Lhokseumawe, Atas perbuatannya, tersangka terancam Pasal 53 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan ancaman pidana maksimal enam tahun penjara,’’ pungkasnya. (Dispenad).

Plt Kadisdukcapil Akui Keluarkan KTP-el untuk TKA

Plt Kadisdukcapil Akui Keluarkan KTP-el untuk TKA

CIANJUR – Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur, M Sidiq El-Fatah, mengakui jika pihaknya telah mengeluarkan KTP elektronik untuk Tenaga Kerja Asing di Cianjur.

“TKA tersebut sudah berhak mendapatkan KTP karena sudah memenuhi beberapa persyaratan, dan sudah memiliki izin tinggal dari kepala daerah setempat,” katanya.




Menurutnya, pemberian KTP-el tersebut tidak semudahnya di berikan. Namun hal itu sudah berdasarkan Undang-Undang nomor 23 tahun 2006 tentang Adminitrasi Kependudukan.

“Dalam pasal 63 nomer satu menyebutkan Penduduk Warga Negara Indonesia dan orang asing yang memiliki surat izin tinggal tetap, dan sudah berumur 17 tahun atau sudah menikah wajib memiliki KTP-el,” jelasnya.

Sebelumnya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur menemukan seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat melakukan sidak ke sejumlah perusahaan di Cibeber dan Campaka pekan lalu.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Cianjur, Dwi Ambar Wahyuningtyas, mengatakan, saat melakukan sidak pihaknya tidak hanya menemukan kejanggalan dari surat Izin Menperkerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) yang tidak sesuai dengan perusahaan tempatnya bekerja, tetapi juga adanya TKA yang menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Menurutnya, KTP elektronik tersebut sama persis pada umumnya. Hanya terdapat pada perbedaan masa belaku serta kewarganegaraan yang tercantum di dalamnya.

“Kami menemukan hal tersebut, sama persis dengan KTP penduduk Indonesia, namun untuk kewarganegaraan dicantumkan negara asalnya,” kata dia. (bay/red)

Sumber: Cianjur Ekspress

Yonif 642/Kps Gelar Outbound Membentuk Karakter Generasi Penerus

Yonif 642/Kps Gelar Outbound Membentuk Karakter Generasi Penerus

JAKARTA, tniad.mil.id – Kegiatan outbound bertujuan untuk melatih kepemimpinan, kebersamaan, keberanian dan kepercayaan diri sejak usia dini melalui berbagai permainan yang cukup mengasyikkan dan diharapkan akan dinikmati oleh anak-anak.

Tersebut disampaikan Danyonif 642/Kapuas Mayor Inf Condro Edi Wibowo S.Sos, dalam rilis tertulisnya Minggu (24/2/2019).

Diungkapkan Danyon bahwa kegiatan outbound ini dilaksanakan bersama siswa Taman Kanak Kanak (TK) Kartika Jaya XVII-17 Yonif 642 yang merupakan binaan Yonif 642/Kps.
Yonif 642/Kps Gelar Outbound Membentuk Karakter Generasi Penerus

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pembentukan watak dan karakter serta fisiologis generasi penerus bangsa yang kuat, berani dan pantang menyerah,”ujarnya.

Selain itu juga lanjut Mayor Condro, permainan yang dikenalkan kepada siswa siswi TK Kartika ini diantaranya permainan untuk menumbuhkan kerjasama kelompok, rasa saling percaya, saling memperhatikan melalui permainan berkelompok.

‘’Untuk menumbuhkan keberanian dan kepercayaan diri, kita menyiapkan permainan jembatan tali 2, jembatan balok berantai dan jembatan papan bergoyang, serta permainan aplikatif lainnya yang dikembangkan untuk menumbuhkan sikap proaktif dan komunikatif anak-anak pada usia dini,’’ ungkapnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 82 siswa siswi TK Kartika Jaya didampingi oleh guru dan pelatih yang telah disiapkan dari personel Yonif 642/Kps.

“Melalui kegiatan permainan Outbond ini, rencananya akan terus dikembangkan permainan yang lebih variatif dengan memberi kesempatan kepada semua TK yang ada diwilayah kota Sintang,” pungkasnya.(Dispenad).

Satgas Yonif 741kembali gagalkan penyelundupan BBM di Perbatasan RI-RDTL

Satgas Yonif 741kembali gagalkan penyelundupan BBM di Perbatasan RI-RDTL


JAKARTA, tniad.mil.id – Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN kembali menggagalkan Penyelundupan BBM di jalur perbatasan Desa Napan, Bikomi Utara.

Tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 741/Garuda Nusantara Mayor Inf Hendra Saputra, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Timur Tengah Utara, Minggu (24/2/2019).

Diungkapkan Dansatgas, Tidak tanggung-tanggung patroli keamanan yang dilaksanakan pada Rabu (20/2/2019) secara intens ini berbuah manis. “Setelah sebelumnya berhasil menggagalkan penyelundupan 215 Liter BBM, kali ini patroli keamanan Pos Napan Bawah kembali menggagalkan penyelundupan 21 jerigen berisi 105 liter solar serta 2 karung pakaian bekas layak pakai yang akan diselundupkan dari Timur Leste ke Indonesia,”ujarnya.

Dijelaskan Hendra, penemuan ini berawal pada saat anggota Pos Napan Bawah dipimpin Letda Inf Sadly melaksanakan patroli di garis perbatasan. “Salah seorang anggota pos melihat gundukan ranting yang mencurigakan dan setelah diperiksa ditemukanlah BBM yang telah ditinggal oleh pemiliknya,”lanjutnya.

Di tengah patroli kata Hendra, ada warga yang gerak-geriknya mencurigakan, setelah akan dihampiri warga tersebut kabur dan meninggalkan 2 karung berisi pakaian bekas layak pakai.

Ia mengaku sudah beberapa kali, prajuritnya menggagalkan barang ilegal dari Timor Leste. Semua hasil penggagalan diserahkan ke aparat penegak hukum untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Satgas Pamtas selalu mengingatkan warga di sepanjang tapal batas untuk selalu menghindari semua kemungkinan aksi pelanggaran hukum, termasuk penyeludupan,”tegasnya.

Prestasi ini lanjut Hendra sungguh membanggakan karena dari awal penugasan Pos Napan Bawah terus intens dalam melaksanakan pengamanan guna menjaga ketenteraman dan kenyamanan Masyarakat,”tuturnya.

“Selanjutnya, seluruh barang bukti tersebut akan segera diamankan di Mako Satgas Sektor Barat di Eban untuk mendapatkan penanganan sesuai dengan prosedur.

“Dengan adanya penggagalan penyelundupan ini, saya sudah perintahkan kepada jajaran Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Mekanis 741/GN Sektor Barat untik lebih intens dalam pengawasan di wilayah masing-masing agar hal-hal serupa tidak terjadi kembali sehingga keamanan masyarakat dapat terjaga,” pungkasnya. (Dispenad)

JK: Prabowo Kuasai Lahan di Kaltim Sesuai UU, Mana yang Salah?

JK: Prabowo Kuasai Lahan di Kaltim Sesuai UU, Mana yang Salah?

Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa calon presiden Prabowo Subianto memang memiliki lahan seluas 220 ribu hektare di Kalimantan Timur. Namun kepemilikan itu, disebut JK sudah sesuai aturan.

"Bahwa Pak Prabowo memang menguasai, tapi sesuai UU. Sesuai aturan, mana yang salah?" kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2019).

JK menjelaskan, ia menawarkan lahan tersebut kepada Prabowo pada tahun 2004 saat menjabat sebagai wakil presiden era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Prabowo membelinya secara tunai dengan nilai US$ 150 juta.

"(Harganya) USD 150 juta, (lahan) di Kalimantan," kata JK.

JK menjelaskan tanah tersebut dibeli Prabowo dengan cash. Memang sebelumnya diwanti-wanti tidak boleh beli jika dibayar kredit. JK dan pemerintah kala itu mempersilakan Prabowo untuk membeli lahan itu dengan alasan agar tidak jatuh ke tangan asing.

JK: Prabowo Kuasai Lahan di Kaltim Sesuai UU, Mana yang Salah?
"Saya tanya, you beli tapi cash. Tidak boleh utang. Siap, dia akan beli cash. Dia beli lah itu, itu haknya itu kredit macet itu. Diambil alih kembali oleh Bank Mandiri, kemudian saya minta Agus Martowardojo untuk diberikan kepada pribumi, supaya jangan jatuh ke Singapura. Ada orang Singapura mau beli waktu itu, pengusaha singapura, orang Malaysia," ujar JK.

Sebelumnya, capres Jokowi sempat menyinggung soal lahan Prabowo di Kaltim seluas 220 ribu Hektare dan 120 ribu hektare di Aceh Tengah saat menjawab soal masalah penguasaan kebun oleh korporasi. Prabowo pun mengakui menguasai ratusan ribu hektare tanah di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk total 340 ribu Ha di Kaltim dan Aceh Tengah itu.

Meski begitu, Prabowo mengatakan tanah yang dimilikinya itu berstatus HGU (hak guna usaha). Karena itu, lanjut dia, tanah tersebut bisa sewaktu-waktu diambil negara. Menurut Prabowo, akan lebih baik jika tanah tersebut dikelola dirinya. Sebab, Prabowo tak rela jika tanah negara itu jatuh ke tangan asing.

"Tapi adalah HGU. Adalah milik negara. Jadi setiap saat negara bisa ambil kembali. Kalau untuk negara, saya rela mengembalikan itu semua. Tapi daripada jatuh ke orang asing, lebih baik saya yang kelola. Karena saya nasionalis dan patriot," tutur Prabowo

Ternyata Prabowo Beli Lahan Ratusan Ribu Hektare Secara Tunai 150 Juta Dolar AS, Kata Jusuf Kalla

Ternyata Prabowo Beli Lahan Ratusan Ribu Hektare Secara Tunai 150 Juta Dolar AS, Kata Jusuf Kalla


Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku, dirinyalah yang memberikan ratusan ribu hektare lahan kepada Prabowo Subianto di Kalimantan Timur.

Menurut Jusuf Kalla, penguasaan lahan yang ditanyakan Capres Jokowi di sela Debat pilpres 2019, Minggu (17/2/2019), sudah sesuai undang-undang. Prabowo membelinya sebesar 150 juta dolar AS cash.

Ia pun menegaskan, "Apa salahnya?" ujar Jusuf Kalla (JK) di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2019). "Kebetulan waktu itu saya yang kasih itu (memutuskan lahan itu dikelola oleh Prabowo)," beber JK.

Ia menjelaskan, izin kelola lahan negara atau Hak Guna Usaha (HGU) kepada Prabowo Subianto di Kalimantan Timur pada 2004. JK mengatakan, pada 2004 saat pemerintahan SBY, lahan itu berada di bawah pengawasan BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) karena tersandung kredit macet, yang kemudian diambilalih oleh Bank Mandiri.

Dalam pengalihkan penjualan HGU itu, JK berpesan kepada Direktur Utama Bank Mandiri kala itu Agus Martowardojo untuk memberikan izin penggunaan lahan hanya bagi orang pribumi saja.

"Datang Pak Prabowo sama saya (JK) bahwa dia mau beli. Saya tanya 'you beli tapi cash, tidak boleh utang'. 'Siap' (jawab Prabowo). Kemudian saya minta Agus Marto (Gubernur Bank Mandiri saat itu) untuk diberikan kepada pribumi, supaya jangan jatuh ke luar negeri ke orang Singapura," kata JK.

JK mengatakan, akhirnya Prabowo membeli secara tunai HGU tersebut sebesar 150 juta dolar AS. "Dia ( Prabowo) belilah itu (HGU). Jadi itu kredit macet itu. Singapura mau beli waktu itu, daripada orang lain yang ngambil. Tapi itu sesuai aturan yang ada, bayar cash di Mandiri," kata JK.

Sebelumnya, Capres Prabowo itu menyatakan, ratusan ribu hektare tanah yang ia kuasai di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah berstatus Hak Guna Usaha (HGU).

"Tadi disinggung tentang tanah yang saya kuasai ratusan ribu (hektar) di beberapa tempat, Itu benar, tapi itu adalah HGU, itu adalah milik negara," ujar Prabowo dalam sesi penutup Debat pilpres 2019 , Minggu (17/2/2019) malam.

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional Pasangan Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo, menyampaikan pandangannya saat berkunjung ke redaksi Tribunnews.com di Palmerah, Jakarta, Kamis (18/10/2018). (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

Ternyata Prabowo Beli Lahan Ratusan Ribu Hektare Secara Tunai 150 Juta Dolar AS, Kata Jusuf Kalla
Ternyata Prabowo Beli Lahan Ratusan Ribu Hektare Secara Tunai 150 Juta Dolar AS, Kata Jusuf Kalla


Klarifikasi Adik Prabowo Hashim Djojohadikusumo


Pernyataan Capres Jokowi prihal Capres Prabowo yang menguasai ratusan ribu hektare lahan di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah di sela Debat pilpres 2019 menuai polemik. Dampak dari pernyataan Capres Jokowi itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) melalui organisasi masyarakat melaporkan Jokowi kepada Bawaslu.

Organisasi tersebut menilai, Capres Jokowi telah menyerang Capres Prabowo secara personal. Kini, adik kandung Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo pun ikut mengomentari pernyataan Capres Jokowi itu.

Ia menilai, Jokowi telah melanggar aturan KPU saat debat capres kedua, pada Minggu (17/2/2019).
Menurut Hashim Djojohadikusumo, Jokowi membahas soal tanah atau lahan ratusan ribu hektare yang dikuasai oleh Prabowo Subianto.

Awalnya Hashim Djojohadikusumo mengaku sangat menyesal dengan Jokowi. Hal tersebut disampaikan Hashim Djojohadikusumo seusai menghadiri debat capres kedua.

"Ya saya terus terang saja sangat menyesal ya, bahwa pak Jokowi itu menyerang pribadi Pak Prabowo yang mengenai tanah yang seolah-olah milik Pak Prabowo," kata Hashim Djojohadikusumo dikutip TribunJakarta.com dari TV One, pada Selasa (19/2/2019).

Ia menjelaskan lahan ratusan ribu haktare itu milik perusahaan bukan milik Prabowo Subianto.

"Ratusan ribu hektare di Kalimantan Timur dan di Aceh itu milik perusahaan bukan milik pribadi Prabowo," tambah Hashim Djojohadikusumo.

Hashim Djojohadikusumo mengatakan di tahun 2004 lahan tersebut diambil alih Prabowo Subianto dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional (bppn).

"Dan waktu itu tahun 2004 Pak Prabowo ambil alih dari BPPN, itu BPPN adalah badan negara yang mengelola utang-utang orang lain, yang kredit macet," ucap Hashim Djojohadikusumo.

Hashim Djojohadikusumo menyebut tindakan Prabowo Subianto itu telah menolong Indonesia.

"Sebenarnya Prabowo menolong negara," kata Hashim Djojohadikusumo.

"Jelas Prabowo menolong negara, dengan ambil alih aset-aset yang bermasalah," tambahnya.

Hashim Djojohadikusumo kembali menegaskan keberatan dengan pernyataan Jokowi.

Ia mengatakan akan melaporkan Jokowi ke Bawaslu.

"Kami keberakatan, dan nanti akan kami gugat," kata Hashim Djojohadikusumo.

"Akan lapor ke Bawaslu," Hashim Djojohadikusumo.

Tak cuma itu Hashim Djojohadikusumo juga menceritakan ia sudah membicarakan tindakan Jokowi ke Ketua KPU, Arief Budiman.

"Tadi saya sudah berbicara ke ketua KPU, Pak Arief Budiman ya memang itu diajukan saja," ucap Hashim Djojohadikusumo.

Ia mengatakan dalam aturan, seorang peserta debat dilarang menyinggung atau menyerang pribadi lawannya.

Hashim Djojohadikusumo menganggap Prabowo Subianto saja tak pernah menyerang pribadi Jokowi.

"Diaturan debat tidak boleh menyerang pribadi, Pak Prabowo kan tidak pernah menyerang Jokowi pribadi," kata Hashim Djojohadikusumo.

"Tadi jelas Jokowi menyerang pribadi Prabowo kami tidak rela."

"Pak Jokowi melanggar aturan KPU,"tambahnya Hashim Djojohadikusumo.

Sementara itu, Pengamat komunikasi dan media lembaga kajian independen PARA Syndicate, Bekti Waluyo mengatakan apa yang disampaikan Jokowi adalah pengungkapan sebuah kebijakan.

“Ratusan ribu hektare lahan yang kini dimiliki Prabowo adalah buah dari sebuah kebijakan, saya kira itu bukan serangan pribadi karena Jokowi merujuk hal itu sebagai sebuah kebijakan,” ungkap Bekti Waluyo di Kantor PARA Syndicate, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (18/2/2019).

Bekti menilai apa yang disampaikan Jokowi adalah jawaban taktis atas pernyataan Prabowo yang terlalu menekankan narasi Pasal 33 UUD 1945 yang menyebut cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.

Sementara Direktur Eksekutif PARA Syndicate, Ari Nurcahyo mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Jokowi adalah sebuah ‘negatif campaign’.

“Dan itu sah-sah saja dilakukan,” tegasnya.

Meskipun dijawab Prabowo bahwa lahan seluas itu berstatus HGU (Hak Guna Usaha), namun menurut Ari, publik bisa mempertanyakan konsistensi dari pernyataannya selama ini.

“Beliau terlalu mempropagandakan Pasal 33 UUD 1945, lau menyerang kekayaan negara dikuasai 1 persen elite, lalu kan publik bertanya apakah Pak Prabowo masuk yang 1 persen itu atau tidak,” jelasnya.

“Konsistensilah yang dinilai, pemimpin dilihat dari satu kata, satu hati, dan satu tindakan dalam memimpin,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Jusuf Kalla Ungkap Fakta Lahan Ratusan Ribu Hektare Dikuasai Prabowo : 'Dibeli 150 Juta Dollar AS'


Editor: Andy Pribadi
Sumber: Surya

Korban Selamat KKB Papua Asal Garut Akhirnya Bertemu Keluarga

Korban Selamat KKB Papua Asal Garut Akhirnya Bertemu Keluarga

Bandung - Irawan Maulana (22) korban selamat penembakan sadis kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua akhirnya kembali ke pelukan keluarganya. Kepulangan Irawan difasilitasi Polda Jabar.

Irawan tiba di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (11/12/2018) pukul 08.10 WIB. Kedatangannya disambut Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto dan keluarganya.

Keluarganya lebih dulu datang dan menanti kedatangan pemuda warga Kampung Papandak, Desa Sukamenak, Kecamatan Wanaraja, Garut tersebut. Irawan yang mengenakan jaket abu-abu langsung memeluk satu per satu keluarganya.

Korban Selamat KKB Papua Asal Garut Akhirnya Bertemu KeluargaFoto: Mukhlis Dinillah

Kedatangan Irawan disambut isak tangis keluarganya. Irawan mengaku bersyukur bisa kembali dengan selamat tanpa kekurangan apapun dan berkumpul dengan keluarganya lagi.

"Terimakasih pada petugas TNI dan Polri yang sudah membebaskan saya," ucap Irawan kepada awak media.
Korban Selamat KKB Papua Asal Garut Akhirnya Bertemu Keluarga
Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto mengaku akan mengantarkan Irawan dan keluarganya pulang ke Garut. Ia bersyukur Irawan bisa kembali dengan selamat.

"Kami akan antar ke Garut setelah ini. Kami bersyukur Irawan sudah kembali dengan keluarganya," kata Agung.

Korban Selamat KKB Papua Asal Garut Akhirnya Bertemu KeluargaFoto: Mukhlis Dinillah

Irawan merupakan salah satu korban selamat penembakan KKB di Kabupaten Nduga, Papua. Selama 8 bulan di Papua, Irawan bertugas memasang kabel Telkom di salah satu provider di pembangunan PT Istaka Karya.

JK soal Opsi Dialog ke KKB Papua: Apa Lagi yang Bisa Didialogkan?

JK soal Opsi Dialog ke KKB Papua: Apa Lagi yang Bisa Didialogkan?


Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memandang tidak ada lagi yang bisa didialogkan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Menurut JK, sudah banyak hal yang diberikan kepada Papua.

"Opsi dialog (dengan KKB) itu juga pertanyaannya, apanya lagi yang bisa didialogkan? Semua sudah dikasih ke daerah (Papua) terkecuali kemerdekaan," kata JK di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (11/12/2018).

JK mengungkapkan dana untuk pembangunan di Papua sudah diberikan lebih besar daripada sebelumnya.


"Orang mengira kita ini merampok kekayaan Papua, kita contoh yang paling sering dibicarakan Freeport. Freeport itu pada tahun lalu hanya membayar pajak royalti sedikit di atas Rp 10 triliun. Dan dulu pernah Rp 18 triliun, sekarang di bawah. Yang lainnya katakanlah penghasilan ke pusat mungkin Rp 20-25 triliun," ungkap JK.

Pemerintah pusat, dikatakan JK, memberi dana hampir Rp 100 triliun ke Papua setiap tahun. Oleh karena itu, JK tak setuju bila ada pernyataan Indonesia mengambil kekayaan Papua.

"Sama sekali tidak, justru kita mensubsidi Papua luar biasa. Sama kita menyubsidi Aceh juga, seperti itu, jadi tidak benar itu seperti itu," ujar JK.

JK soal Opsi Dialog ke KKB Papua: Apa Lagi yang Bisa Didialogkan? Noval Dhwinuari Antony - detikNews Share 0Tweet Share 08 komentar JK soal Opsi Dialog ke KKB Papua: Apa Lagi yang Bisa Didialogkan? Wapres Jusuf Kalla (Bagus Prihantoro Nugroho/detikcom) FOKUS BERITA:Pekerja Trans Papua Dibunuh Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memandang tidak ada lagi yang bisa didialogkan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Menurut JK, sudah banyak hal yang diberikan kepada Papua.  "Opsi dialog (dengan KKB) itu juga pertanyaannya, apanya lagi yang bisa didialogkan? Semua sudah dikasih ke daerah (Papua) terkecuali kemerdekaan," kata JK di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (11/12/2018).  JK mengungkapkan dana untuk pembangunan di Papua sudah diberikan lebih besar daripada sebelumnya.  Baca juga: Soal Penembakan KKSB Papua, JK: Anti Pemerintah Pelanggar HAM  "Orang mengira kita ini merampok kekayaan Papua, kita contoh yang paling sering dibicarakan Freeport. Freeport itu pada tahun lalu hanya membayar pajak royalti sedikit di atas Rp 10 triliun. Dan dulu pernah Rp 18 triliun, sekarang di bawah. Yang lainnya katakanlah penghasilan ke pusat mungkin Rp 20-25 triliun," ungkap JK.  Pemerintah pusat, dikatakan JK, memberi dana hampir Rp 100 triliun ke Papua setiap tahun. Oleh karena itu, JK tak setuju bila ada pernyataan Indonesia mengambil kekayaan Papua.  "Sama sekali tidak, justru kita mensubsidi Papua luar biasa. Sama kita menyubsidi Aceh juga, seperti itu, jadi tidak benar itu seperti itu," ujar JK.  Baca juga: Dirjen Otda Kemendagri Dukung Dana Otsus Papua Diperpanjang  "Jadi kalau kita mau mendialogkan, apanya lagi yang bisa didialogkan? Pemerintahan politik sudah diserahkan," lanjut JK.  JK melanjutkan otonomi Papua mengatur setiap kepala daerah, baik gubernur maupun bupati, harus merupakan orang asli Papua. Hal ini berbeda dengan daerah lain.  "Jadi politik sudah dikasih, ekonomi sudah dikuasai. Apanya lagi yang bisa didialogkan coba? Semua sudah maksimum, jadi sudah berkali-kali ada pembicaraan seperti itu," ucapnya.  Baca juga: Kenapa Egianus Kogoya Pimpinan KKB Papua 'Licin' Ditangkap?  Menurut JK, yang perlu dipahami oleh tiap pimpinan di Papua saat ini adalah terwujudnya birokrasi yang bersih. Hal ini agar apa yang telah diberikan pemerintah pusat betul-betul dinikmati masyarakat Papua.  "Tapi pengertiannya kadang-kadang berbeda, kita membangun jalan Trans Papua, kita mau menganggap bahwa itu penting untuk kemajuan Papua. Tapi pihak yang memberontak mengatakan 'wah, itu nanti masuk orang luar Papua lebih banyak lagi'. Itu semua juga menjadi dilema-dilema," imbuhnya.  (nvl/jbr)
"Jadi kalau kita mau mendialogkan, apanya lagi yang bisa didialogkan? Pemerintahan politik sudah diserahkan," lanjut JK.

JK melanjutkan otonomi Papua mengatur setiap kepala daerah, baik gubernur maupun bupati, harus merupakan orang asli Papua. Hal ini berbeda dengan daerah lain.

"Jadi politik sudah dikasih, ekonomi sudah dikuasai. Apanya lagi yang bisa didialogkan coba? Semua sudah maksimum, jadi sudah berkali-kali ada pembicaraan seperti itu," ucapnya.


Menurut JK, yang perlu dipahami oleh tiap pimpinan di Papua saat ini adalah terwujudnya birokrasi yang bersih. Hal ini agar apa yang telah diberikan pemerintah pusat betul-betul dinikmati masyarakat Papua.

"Tapi pengertiannya kadang-kadang berbeda, kita membangun jalan Trans Papua, kita mau menganggap bahwa itu penting untuk kemajuan Papua. Tapi pihak yang memberontak mengatakan 'wah, itu nanti masuk orang luar Papua lebih banyak lagi'. Itu semua juga menjadi dilema-dilema," imbuhnya.
(nvl/jbr)

Susi Pudjiastuti: 100 Kapal Pencuri Ikan Ditenggelamkan per Tahun

Susi Pudjiastuti: 100 Kapal Pencuri Ikan Ditenggelamkan per Tahun

Yogyakarta- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebut sejak perang atas ilegal fishing diterapkan, hingga kini sudah ada ratusan kapal pencuri ikan ditenggelamkan. "Setelah setiap tahun rata-rata ada 100 an kapal ditenggelamkan, akhirnya sekarang total ada 488 kapal ditenggelamkan," ujar Susi di Yogyakarta, Kamis 18 Oktober 2018.


Susi menuturkan awalnya kebijakan penenggelaman kapal ini memang sengaja diekspos dan dipamerkan pihaknya ke publik. Mulai ketika dinamit dipasang ke kapal, lalu ditembak sampai terbakar dengan tujuam pencuri yang lain takut dan tak mengulangi.

Kebijakan penenggelaman kapal ini digencarkan, ujar Susi, karena selama ini tak ada yang lebih menakutkan bagi pemilik kapal selain kapalnya diledakkan dan ditenggelamkan. Susi mengungkapkan, ada lebih dari 8-10 ribu kapal yang wira wiri di atas perairan Indonesia tiap hari. Dan itu tidak hanya kapal Indonesia.
Susi Pudjiastuti: 100 Kapal Pencuri Ikan Ditenggelamkan per Tahun

Setiap akhir tahun misalnya, Vietnam mengajukan permohonan perlindungan kepada pemerintah Indonesia karena ada 2500 kapal warganya plus 15000 kru beroperasi di atas perairan Natuna. "Kalau Vietnam saja kapalnya segitu banyak, apalagi Thailand, juga Tiongkok," ujar Susi.

Namun mirisnya, ketika kapal kapal pencuri ikan itu masih leluasa beroperasi, Susi mengatakan bukan hanya ikan saja yang hilang. Bahan bakar minyak dari Indonesia untuk operasional kapal-kapal pencuri itu juga sangat boros.

"Kalau satu kapal saja butuh 5000 liter minyak buat jalan padahal ada 8000 kapal maka tinggal dikalikan kebutuhan minyak untuk kapal (pencuri) itu, padahal kapal itu beroperasi selama 8-10 bulan dalam setahun, " ujar Susi Pudjiastuti.

Ditantang Gatot Nurmantyo Nobar Film G30S/ PKI, Ini Kata Panglima TNI

Ditantang Gatot Nurmantyo Nobar Film G30S/ PKI, Ini Kata Panglima TNI

 Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto akhirnya menjawab tantangan Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo soal nonton bersama film G30S PKI. Diketahui, pada masa kepemimpinan Gatot, film tersebut diputar dan disaksikan bersama di seluruh Indonesia.


Berbeda dengan Gatot, Hadi mengatakan tidak mewajibkan menonton bersama film tersebut. "Menonton bersama itu hak seluruh warga negara, bukan hanya hari ini, hari esok atau sekarang, silahkan semuanya bisa nonton," ujar Hadi yang ditayangkan tvOne, Kamis, 27 September 2018.

Hadi menjelaskan, jika film tersebut merupakan bagian sejarah yang tidak bisa dilupakan. "Ideologi komunis harus benar-benar kita tolak untuk tidak bisa masuk ke negeri Pancasila ini, sehingga generasi muda harus benar-benar tahu,"ucap Hadi.


Seperti diketahui, Gatot menantang Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Mulyono untuk memerintahkan prajuritnya nonton bareng film pengkhianatan G30S/PKI. 
Ditantang Gatot Nurmantyo Nobar Film G30S/ PKI, Ini Kata Panglima TNI

"Kalau KSAD tdk berani memerintahkan nonton bareng film G-30S/PKI, bgaimana mau mimpin prajurit pemberani & jagoan2 spt Kostrad, Kopassus, & semua prajurit TNI AD. Kok KSAD-nya penakut... ya sudah pantas lepas pangkat. Ingat! Tdk ada hukuman mati utk perintah nonton bareng,...," tulis Gatot di akun Twitternya @Nurmantyo_Gatot dikutip VIVA.

Gatot meminta KSAD tidak takut untuk perintahkan anak buahnya nobar film G30S/PKI. Kata Gatot, paling-paling jika dilarang pimpinan konsekuensinya dicopot dari jabatannya.

Di luar itu, Gatot mengingatkan bahwa prajurit TNI AD adalah prajurit pemberani dan super nekat, tak pantas dipimpin oleh pemimpin penakut.

Patroli Bersama TNI di Perbatasan Timor Leste! Ini Yang Dilakukan Mahasiswa KKN Undana

Patroli Bersama TNI di Perbatasan Timor Leste! Ini Yang Dilakukan Mahasiswa KKN Undana

Mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Belu melakukan patroli batas bersama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Patroli batas merupakan tugas pokok TNI sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL.

Mahasiswa mengikuti patroli setelah berkoordinasi terlebih dahulu dengan TNI. Mereka mengenakan pakaian ala tentara, yakni rompi baja antipeluru, sepatu PDL dan helm tentara.

Pengalaman unik itu dialami mahasiswa Undana Kupang di Pos Salore, Senin (20/8/2018), pukul 14.00 Wita. Komandan Pos TNI di perbatasan itu memenuhi harapan para mahasiswa yang ingin melakukan patroli bersama.

Demi melihat patok batas negara, mahasiswa rela naik dan turun gunung melewati daerah terjal, hutan, semak belukar dan melewati sungai.
Patroli Bersama TNI di Perbatasan Timor Leste! Ini Yang Dilakukan Mahasiswa KKN Undana
Meski melewati medan berat, mahasiswa merasa senang dan menikmatinya. Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknik (FST) Undana Kupang, Fatima Guiriani Metom, mengatakan ikut patroli perbatasan menjadi pengalaman berharga baginya dan rekan-rekan.


"Meski kami merasa sangat lelah, namun ada kepuasan batin karena bisa melihat patok batas negara RI dan RDTL (Republik Demokratik Timor Leste)," ujar Fatima.

Fatima mengatakan, saat melakukan patroli bersama, mereka melewati medan berat seperti naik gunung, turun gunung, melewati jalan terjal dan melintasi sungai.

"Kondisi panas dengan terik matahari, namun kami tetap semangat melihat patok batas negara antara negara Indonesia dan RDTL," Fatima mengisahkan.

Fatima menyebut hal berkesan lainnya adalah mereka bisa menggunakan sepatu PDL TNI, rompi antipeluru, dan helm anti peluru, meski hanya sesaat.


"Terkadang kami mencoba membawa senjata, namun senjatanya cukup berat sehingga tidak mampu memikulnya dalam waktu lama," katanya.

Kepada Pos Kupang, Selasa (21/8/2018), Danpos Salore, Lettu (Inf) Harsono, mengakui sebanyak 15 orang mahasiswa KKN dari Undana, terdiri dari tujuh laki-laki dan delapan perempuan mengikuti patroli perbatasan bersama prajurit TNI.

Harsono mengatakan, para mahasiswa ingin melihat patok batas negara. "Ketika anggota Satgas Pos Salore melakukan patroli, para mahasiswa ingin mengikutinya sehingga semua mahasiswa berkumpul di Pos Salore," katanya.

Dia mengatakan, patroli patok dilakukan enam anggota TNI, dipimpin Wadanpos, Serda Rifaldi, serta diikuti mahasiswa.

Menurut Harsono, pada kegiatan patroli tersebut, mahasiswa diberi sepatu PDL, rompi baja dan helm tempur. Rute patroli di sektor kanan ditempuh dalam beberapa jam. Medan jalan cukup menantang karena harus melewati gunung, lembah, semak belukar dan sungai.


Harsono mengatakan, kegiatan patroli adalah tugas pokok TNI yang bertugas sebagai Satgas Pamtas. Patroli bertujuan untuk memastikan BSP maupun pilar batas negara tidak bergeser sedikit pun dan kondisi tetap baik.

Selain itu, kata Harsono, patroli bertujuan mencegah terjadinya penyelundupan, pelintas batas ilegal dan praktik human trafficking. (*)

Pangkostrad Kunjungi Resimen Armed 2/1 Kostrad

Pangkostrad Kunjungi Resimen Armed 2/1 Kostrad


PURWAKARTA, tniad.mil.id – Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Andika Perkasa beserta Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Pengurus Gabungan (PG) Kostrad Ibu Hetty Andika Perkasa melaksanakan kunjungan kerja ke Resimen Artileri Medan 2 Divisi Infanteri 1 (Menarmed 2 /1) Kostrad yang bermarkas di Jalan Raya Sadang Purwakarta Barat, Purwakarta, Jawa Barat (Jabar), Senin (27/8/2018).

Kunjungan Pangkostrad yang didapingi Asops dan Aspers Kaskostrad, serta Aster Kasdivif 1 Kostrad tersebut, selain disambut Komandan Menarmed (Danmenarmed) 2/1 Kostrad Kolonel Arm Yuniar Dwi Hantono, S.Sos, M.Si. beserta seluruh amggotanya, juga Bupati dan Kapolres Purwakarta, serta Dandim 0619/Purwakarta.

Pangkostrad Kunjungi Resimen Armed 2/1 Kostrad

Setelah menerima paparan satuan dari Danmenarmed 2/1, Pangkostrad dan rombongan meninjau pangkalan, proses pengerjaan kolam renang, pembangunan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) “Sthira Kids”, dan dilanjutkan tatap muka dan pengarahan kepada para prajurit dan ibu-ibu Persit KCK Menarmed 2/1 Kostrad dan Batalyon Armed (Yonarmed) 9 Kostrad di Aula The Gunner.

Dalam pengarahannya Pangkostrad menyampaikan ucapan mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang dinilai sangat mengesankan.

“Terima kasih atas sambutan seluruh prajurit dan Persit. Kehadiran saya, selain untuk bersilaturahmi juga memperkenalkan diri ke seluruh prajurit dan Persit jajaran Menarmed 2/1 Kostrad,” ujar Pangkostrad.

Kepada seluruh prajurit Armed di lingkungan Menarmed 2/1Kostrad, Pangkostrad juga menyampaikan pesan dan penekanannya untuk dijadikan pedoman dalam bertugas.

“Prajurit Kostrad harus profesional, selalu berlatih, dan tetap kompak, serta selalu jalin hubungan baik antara atasan dan bawahan. Utamakan kesehatan keluarga, dengan menjadikan olahraga sebagai kebutuhan sehari-hari. Lakukan pola hidup yang sehat, dengan berolahraga yang teratur dan tetap semangat dalam menjalankan tugas sehari-hari,” kata Pangkostrad.

Tepati Janji, Dansatgas Raider 323 Kostrad Lengkapi Meja Kursi SD Persiapan Menewa di Perbatasan

Tepati Janji, Dansatgas Raider 323 Kostrad Lengkapi Meja Kursi SD Persiapan Menewa di Perbatasan


BOVEN DIGOEL, tniad.mil.id – Saat kunjungan pertama Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG (Papua Nugini) Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 323/Buaya Putih (BP) Kostrad Letkol Inf Agust Jovan Latuconsina, M. Si. (Han) beberapa bulan lalu di SD Persiapan Menewa, Camp 60 Asiki, Distrik Jair, Boven Digoel, Papua, para guru dan siswa meminta meja dan kursi untuk kegiatan belajar mengajar kepadanya. Menindaklanjuti hal itu, pada bulan Mei lalu Satgas 323 Kostrad lalu memberikan sumbangan meja dan kursi untuk satu kelas di sekolah tersebut. Tidak hanya itu,

Dansatgas 323 Kostrad juga berjanji akan melengkapi meja dan kursi satu kelas lainnya yang belum ada, sebelum ia dan pasukannya kembali ke markasnya di Jawa Barat.

Janji tersebut disambut gembira oleh para siswa dan guru yang ada di SD Persiapan Menewa, sebagaimana disampaikan oleh Komandan Pos (Danpos) KM 53 Letda Inf Ari Surahman , yang sehari-hari membina kegiatan di Camp 60.

Dansatgas Letkol Agust Jovan lalu memerintahkan anggotanya untuk menyiapkan meja dan kursi yang dibutuhkan untuk mengisi ruangan kelas SD Persiapan Menewa di Boven Digoel tersebut
Tepati Janji, Dansatgas Raider 323 Kostrad Lengkapi Meja Kursi SD Persiapan Menewa di Perbatasan
Kini, pada kunjungan keduanya ke SD Persiapan itu, Senin (27/8/2018), Dansatgas didampingi Perwira staf jajarannya membawa 10 buah meja dan 20 buah kursi untuk melengkapi satu ruangan kelas. Selain itu, secara simbolis ia juga menyerahkan satu papan pengumuman hasil karya anggota Pos KM 53 kepada Kepala Sekolah SD Persiapan Menewa Yohanes Kaibu, yang disambut gembira bahkan Yohanes sampai meneteskan air mata. Ia mengucapkan terima kasih banyak atas perhatian dari anggota Satgas Yonif Raider 323/BP Kostrad.

“Saya pribadi sangat haru, bangga, dan senang mendapat suatu kehormatan dan perhatian dari bapak-bapak Kostrad. Baru Satgas 323 Kostrad yang memberikan perhatian sebesar ini,” ujarnya sambil meneteskan air mata.

Marcelina salah seorang siswa juga menyampaikan kesannya atas perhatian para tentara itu kepada ia dan teman-temannya di sekolah.

“Abang-abang Kostrad sangat perhatian, setiap hari mereka membantu bapak guru mengajar di sekolah ini,” katanya polos.

Iapun mendoakan para prajurit itu, yang tidak lama lagi akan meninggalkan lingkungan SD Persiapan Menewa.

“Semoga Tuhan membalas semua budi baik dan menjaga abang-abang Kostrad dimana pun berada,” ujar Marcelina.

Panglima TNI: Profesionalitas TNI-Polri Kunci Keberhasilan Pemilu

Panglima TNI: Profesionalitas TNI-Polri Kunci Keberhasilan Pemilu 


Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, profesionalitas personel TNI dan Polri adalah salah satu kunci keberhasilan pemilihan umum. Menurut Hadi, TNI dan Polri harus berkomitmen tidak hanya berhasil dalam melaksanakan tugas pengamanan, tetapi bersikap netral secara politik.

Hal itu disampaikan Hadi saat memberikan pembekalan materi di hadapan 1.137 perwira siswa Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI, Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri, Sesko Angkatan dan Sekolah Pimpinan Menengah (Sespimmen) Sesko TNI pada acara Kegiatan Bersama Kejuangan 2018, di  Excecutive Grand Ballroom Soedirman Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/8/2018).

"Mari bersama-sama membangun etos kerja sesuai bidang keahlian masing-masing, sehingga institusi TNI-Polri akan makin profesional dan dengan dilandasi jiwa kesatria, serta loyalitas tegak lurus, kita Dharma Bakti kan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Hadi dalam siaran pers Pusat Penerangan TNI yang diterima Kompas.com.

Menurut Hadi, selama pelaksanaan Pilpres 2019, TNI-Polri harus mewujudkan terpeliharanya kemananan dan mencegah terjadinya sikap anarkistis. Kemudian, harus bisa mencegah terjadinya kerusuhan sosial secara vertikal maupun horisontal dan mencegah terjadinya kerawanan lanjutan yang berpotensi mengancam eksistensi negara.
Panglima TNI: Profesionalitas TNI-Polri Kunci Keberhasilan Pemilu
Selain itu, menurut Hadi, menjelang pemilu perlu diwaspadai bentuk paham-paham kekecewaan seperti radikalisme, ekstrimisme dan komunisme yang mudah ditunggangi, baik dari dalam maupun luar negeri. "Kerawanan pemilu antara lain pada tahap masa tenang, yaitu penyebaran isu hoax, politik uang, intimidasi dan perusakan logistik pemilu pada tahap pemungutan suara," kata Hadi.

Untuk mengantisipasi pengamanan Pemilu 2019, TNI akan mengerahkan personel sampai dua pertiga dari kekuatan Polri. Para personel itu akan dikerahkan di wilayah-wilayah yang memang dianggap rawan. Kemudian, selain mendampingi anggota Polri di tempat pemungutan suara dalam hal pengamanan Pemilu 2019, TNI juga akan membantu mendistribusikan surat suara ke wilayah-wilayah terpencil dan sulit dijangkau di seluruh Indonesia.

Penulis : Abba Gabrillin
Editor : Sandro Gatra (Kompas)

Kategori

Kategori